TERNATE — Pemerintah Kota Ternate memastikan seluruh kesiapan teknis untuk memulangkan jenazah mantan Wali Kota Ternate dua periode, almarhum Burhan Abdurrahman, dari tempat peristirahatan sementaranya di Makassar. Proses pemindahan ini melibatkan koordinasi lintas instansi guna memastikan prosesi penghormatan terakhir berjalan khidmat.
Sekda Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa pemindahan makam dari lokasi pemakaman COVID-19 di Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, merupakan keputusan pihak keluarga. Hal ini merespons adanya rencana alih fungsi kawasan yang saat ini tengah bergulir di lokasi pemakaman tersebut.
“Pemerintah kota bersama keluarga telah mematangkan seluruh persiapan teknis pemulangan jenazah almarhum,” ujar Rizal, sejak Kamis, 7 Mei 2026.
Jadwal Pemulangan dan Tim Khusus Lintas Instansi
Guna mengawal seluruh rangkaian prosesi, Pemkot Ternate telah membentuk tim khusus. Tim ini dijadwalkan bertolak ke Makassar pada Minggu, 10 Mei 2026, untuk melakukan koordinasi lapangan sebelum proses pembongkaran makam dilakukan.
Sesuai jadwal yang telah disusun, proses pembongkaran makam di Macanda akan dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026. Setelah seluruh administrasi dan prosedur teknis selesai, jenazah akan diterbangkan menuju Kota Ternate pada hari berikutnya.
Jenazah almarhum dijadwalkan berangkat menggunakan maskapai Lion Air pada Selasa, 12 Mei 2026, pukul 07.30 WITA. Pesawat diperkirakan mendarat di Bandara Sultan Babullah Ternate pada pukul 10.15 WIT.
Prosesi Penghormatan Terakhir di Kantor Wali Kota Ternate
Setibanya di bumi Moloku Kie Raha, jenazah akan dibawa menuju rumah orang tua almarhum di Kelurahan Tanaraja untuk disemayamkan sementara. Setelah salat Zuhur, jenazah kemudian akan dihantarkan ke Kantor Wali Kota Ternate.
Di kantor pemerintahan tersebut, Pemkot Ternate akan menggelar prosesi penghormatan terakhir secara resmi. Wali Kota Ternate dijadwalkan memimpin langsung upacara pelepasan dan memberikan sambutan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi almarhum selama memimpin kota.
Dalam prosesi ini, pihak keluarga almarhum akan diwakili oleh Husain Alting Sjah. Pemerintah daerah juga mengundang aparatur sipil negara (ASN) serta seluruh lapisan masyarakat Ternate untuk hadir memberikan penghormatan terakhir sebelum almarhum dimakamkan kembali di kawasan pemakaman Islam di Kota Ternate.