Pemkab Pulau Morotai Siapkan Sembilan Venue POPDA Maluku Utara 2026

Penulis: Yasir  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 20:22:31 WIB
Bupati Pulau Morotai memimpin rapat evaluasi kesiapan venue POPDA Maluku Utara 2026.

DARUBA — Bupati Pulau Morotai memimpin langsung rapat evaluasi guna memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Maluku Utara tahun 2026 pada Rabu, 6 Mei 2026. Pertemuan yang melibatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut bertujuan menyelaraskan kebutuhan teknis menjelang pembukaan event pada Juni mendatang.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kesuksesan POPDA merupakan tanggung jawab kolektif seluruh instansi di lingkungan pemerintah kabupaten, bukan hanya beban Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Setiap pimpinan OPD diminta memberikan atensi penuh terhadap jalannya kegiatan tanpa mengabaikan tugas pokok masing-masing di pemerintahan.

“POPDA ini bukan hajatan satu dinas saja, tetapi hajatan daerah. Karena itu semua OPD diminta memberikan perhatian penuh selama pelaksanaan kegiatan,” tegas Bupati Pulau Morotai di hadapan para pimpinan perangkat daerah.

Sembilan Cabang Olahraga Gunakan Fasilitas di Berbagai Lokasi

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pulau Morotai, Marwanto Sukidi, melaporkan bahwa sejumlah tahapan krusial telah diselesaikan, mulai dari pembentukan panitia hingga penentuan logo dan maskot. Saat ini, fokus utama tertuju pada penyiapan venue untuk sembilan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang dua tahunan tersebut.

Pemerintah daerah telah memetakan sejumlah lokasi strategis sebagai pusat pertandingan. Lapangan Merah Putih Darame disiapkan untuk cabang sepak bola, sementara venue atletik dipusatkan di Desa Dehegila. Untuk cabang voli, pertandingan akan digelar di Gotalamo dan area Water Front City.

Cabang bela diri akan menempati fasilitas di Gedung Islamic Center dan Oikumene, sedangkan tinju juga telah memiliki lokasi khusus. Marwanto menambahkan, Dinas Pekerjaan Umum tengah melakukan penyempurnaan pada lintasan lari di Dehegila guna memenuhi standar fasilitas pertandingan.

Standar Pelayanan untuk Kontingen Kabupaten dan Kota

Selain infrastruktur olahraga, koordinasi lintas sektor juga menyasar pada aspek akomodasi dan logistik. Dispora telah mendata ketersediaan penginapan, rumah makan, hingga fasilitas kesehatan rujukan untuk melayani atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota se-Maluku Utara.

“Kami juga menyiapkan tempat karantina khusus bagi kontingen tuan rumah Morotai selama tiga hari sebelum pertandingan dimulai,” ungkap Marwanto Sukidi.

Bupati Morotai menekankan pentingnya peran OPD sebagai tuan rumah yang baik, terutama dalam memberikan pelayanan prima kepada tamu daerah. Optimalisasi akses transportasi laut juga menjadi perhatian untuk menjamin mobilitas peserta berjalan lancar selama berada di Pulau Morotai.

Pemerintah daerah optimistis keterlibatan aktif masyarakat dan seluruh perangkat daerah akan membawa dampak positif bagi promosi daerah. Selain prestasi atlet, pelaksanaan POPDA 2026 diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal melalui sektor kuliner dan jasa penginapan di wilayah Morotai.

Reporter: Yasir
Back to top