TERNATE — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Halmahera Timur, Rustam, mengakui bahwa daerahnya belum tersentuh penilaian Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) pada tahun 2025. Alhasil, capaian literasi Haltim secara statistik masih berada di titik nol.
“Haltim belum dinilai pada tahun 2025 karena saat itu belum menjadi dinas, masih bagian pada Sekretariat Daerah. Pekerjaan teknis belum dilaksanakan sebagaimana mestinya karena masih fungsi stafing,” jelas Rustam saat ditemui di sela kegiatan Rumpun Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Maluku Utara di Bela Hotel Ternate, Senin (11/5/2026).
Perubahan status organisasi ini menjadi titik balik. Sebelumnya, urusan perpustakaan dan kearsipan melekat pada Sekretariat Daerah dalam bentuk bagian, bukan dinas. Konsekuensinya, kewenangan untuk menjalankan program teknis sangat terbatas.
“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Halmahera Timur ini baru terbentuk pada tahun 2026. Sebelumnya masih melekat pada Sekretariat Daerah, sehingga belum banyak kegiatan yang dilakukan,” ujar Rustam.
Dengan status sebagai dinas mandiri, pihaknya kini memiliki kewenangan lebih luas untuk mengelola anggaran dan merancang program secara langsung. Rustam menegaskan bahwa target utamanya adalah mendongkrak budaya baca masyarakat yang selama ini belum terukur.
Meski secara kelembagaan baru efektif tahun ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Haltim sebenarnya sudah merintis sejumlah kegiatan. Rustam menyebutkan, lomba literasi tingkat sekolah telah digelar pada 2024 dan 2025, khususnya lomba bertutur untuk tingkat SMP.
“Kami sudah melaksanakan program kegiatan sebelum menjadi dinas, di antaranya lomba literasi pada tahun 2024 dan 2025, yaitu lomba bertutur tingkat SMP,” tutupnya.
Keikutsertaan dalam Rumpun Bunda Literasi se-Maluku Utara menjadi langkah awal untuk berjejaring dan belajar dari daerah lain yang indeks literasinya sudah lebih maju. Dengan kewenangan baru yang dimiliki, Rustam optimistis Haltim bisa mengejar ketertinggalan dan masuk dalam penilaian IPLM pada tahun-tahun mendatang.