Google Rilis Kacamata Pintar AI Perdana Musim Gugur Ini, Bisa Dipakai Pengguna iPhone

Penulis: Saiful  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 04:43:15 WIB
Google meluncurkan kacamata pintar AI tanpa layar dengan dukungan iPhone pada musim gugur ini.

MALUKU UTARA — Setelah bertahun-tahun rumor dan prototipe, Google akhirnya memastikan langkah nyata ke pasar wearable AI. Kacamata pintar ini tidak akan berlayar di lensa—tidak seperti proyek Google Glass yang sempat kontroversial. Sebaliknya, perangkat ini mengandalkan suara, kamera, dan AI Gemini untuk berinteraksi dengan dunia di sekitar pengguna.

Google menggandeng Samsung untuk urusan chip dan sistem operasi Android XR, platform khusus untuk smart glasses dan headset AR/VR. Sementara untuk urusan gaya, Google menggandeng dua nama besar: Gentle Monster dan Warby Parker. Keduanya disebut akan menghadirkan "koleksi penuh" saat peluncuran, bukan sekadar satu model percobaan.

Kamera, Mikrofon, dan Suara—Tapi Tak Ada Layar

Kacamata ini dibekali kamera, speaker, dan mikrofon. Tidak ada display di lensa. Artinya, semua informasi dari AI Gemini akan disampaikan lewat audio atau notifikasi suara. Pengguna bisa mengaktifkan Gemini dengan mengatakan "Hey Google" atau mengetuk sisi bingkai kacamata.

Google memamerkan beberapa kemampuan AI yang cukup ambisius. Gemini bisa membaca rambu parkir yang membingungkan, memberi tahu nama formasi awan, atau menampilkan ulasan restoran yang sedang dilihat pengguna. Sistem navigasi juga tersedia dengan petunjuk arah belokan demi belokan yang bisa ditambahi perhentian di tengah jalan.

Dari Memotret Hingga Memesan Kopi Lewat DoorDash

Fitur lain mencakup panggilan telepon, mengirim teks, meringkas pesan, dan menerjemahkan ucapan atau tulisan secara real-time. Pengguna juga bisa memotret dan merekam video, lalu mengeditnya dengan mesin AI bernama Nano Banana. Yang menarik, Gemini bisa menjalankan tugas multi-langkah seperti memesan kopi lewat DoorDash hanya dengan perintah suara.

Kacamata ini juga bisa mengontrol aplikasi di ponsel yang terhubung. Dukungan untuk iPhone menjadi nilai tambah besar—mengingat Apple sendiri disebut sedang mengerjakan kacamata AI serupa, tapi rumor menyebut produk Apple baru siap pada 2027.

Google Siapkan Model Berlayar, Tapi Belum Sekarang

Google tidak menutup kemungkinan untuk meluncurkan versi lebih canggih di masa depan. Perusahaan berencana merilis "display glasses" yang memiliki layar kecil di lensa untuk menampilkan informasi dari Gemini. Namun produk itu belum akan hadir dalam waktu dekat.

Untuk peluncuran musim gugur ini, Google memilih pendekatan audio-first: AI yang bisa melihat, mendengar, dan merespons, tapi tidak menampilkan grafis di depan mata pengguna. Sebuah strategi yang lebih hati-hati dibanding ambisi awal Google Glass satu dekade lalu.

Belum ada informasi harga resmi atau ketersediaan di pasar Asia, termasuk Indonesia. Tapi dengan dukungan iPhone dan kemitraan dengan merek kacamata global, bukan tidak mungkin perangkat ini masuk ke pasar lokal—setidaknya lewat jalur impor atau ritel resmi.

Reporter: Saiful
Sumber: macrumors.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top