MALUKU UTARA — Sirkuit Brno, Republik Ceko, menjadi saksi kebangkitan Marc Marquez akhir pekan lalu. The Baby Alien sukses mengamankan posisi terdepan dan finis pertama, mengakhiri puasa kemenangan yang cukup panjang di musim ini.
Kemenangan ini terasa spesial mengingat Marquez sempat terpuruk di beberapa seri sebelumnya. Cedera dan masalah setelan motor membuatnya kerap finis di luar lima besar, bahkan gagal meraih poin di dua balapan terakhir sebelum Ceko.
Usai balapan, Marquez mengaku kepercayaan dirinya kini kembali penuh. Ia menyebut kemenangan ini sebagai bukti bahwa kerja keras timnya selama masa sulit mulai membuahkan hasil.
“Ini momen penting. Saya merasa kompetitif lagi dan itu modal besar untuk sisa musim. Target juara dunia masih terbuka,” ujar Marquez dalam sesi wawancara usai balapan.
Hasil ini langsung mengubah dinamika klasemen. Marquez kini hanya terpaut 29 poin dari pemimpin klasemen sementara, Francesco Bagnaia. Dengan 12 seri tersisa, peluang untuk menyalip masih sangat terbuka.
Kemenangan di Ceko juga memutus dominasi pabrikan Ducati yang telah memenangi lima dari tujuh seri awal musim. Hal ini menjadi sinyal bahwa Honda mulai menemukan performa kompetitifnya kembali.
Keberhasilan Marquez tak lepas dari perubahan strategi pit wall dan setelan elektronik motor RC213V. Tim teknis Honda memilih ban medium di bagian depan dan soft di belakang, kombinasi yang jarang dipakai pebalap lain.
Pilihan itu terbukti jitu. Marquez mampu menjaga ritme di pertengahan balapan saat para rival mulai kehilangan grip ban. Ia bahkan mencatat lap tercepat di putaran ke-15, momen kunci yang membantunya menjauh dari Jorge Martin yang finis kedua.
“Kami mengambil risiko dan berhasil. Motor terasa sangat stabil sejak lap pertama hingga akhir,” tambah Marquez.
Seri selanjutnya akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, dua pekan mendatang. Marquez menargetkan setidaknya podium lagi untuk terus memangkas jarak poin dengan Bagnaia.
Jika performa di Brno bisa dipertahankan, bukan tidak mungkin The Baby Alien kembali menjadi ancaman serius bagi para pebalap Ducati. Balapan di Austria akan menjadi ujian nyata apakah kemenangan ini hanya sebuah kebetulan atau awal dari kebangkitan total Marquez.