Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Luncurkan Program Perempuan Desa, Sasar Pelatihan hingga Akses Modal untuk Ketahanan Keluarga

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:25:01 WIB
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meluncurkan program Perempuan Desa untuk memperkuat ketahanan keluarga.

SOFIFI — Gubernur Maluku Utara Sherly Laos resmi mendorong program Perempuan Desa sebagai salah satu andalan organisasi Srikandi Jaga Desa. Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan keluarga dengan menempatkan perempuan sebagai penggerak utama pembangunan di wilayah pedesaan.

Sherly menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelantikan pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia. Dalam organisasi itu, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

Pelatihan, Pendampingan, dan Akses Modal Jadi Fokus Utama

Menurut Sherly, program Perempuan Desa akan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatannya mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga perluasan akses permodalan bagi perempuan di desa.

"Kami memulai dari program-program sederhana, memberikan pelatihan, pendampingan, akses modal, serta meningkatkan kualitas hidup dan kecerdasan perempuan desa agar mereka lebih mandiri," ujar Sherly saat diwawancarai sejumlah awak media, termasuk halmaherapost.com.

Perempuan Kuat, Ekonomi Desa Ikut Terangkat

Sherly meyakini, ketika perempuan diberikan ruang untuk berkembang, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh keluarga. Ketahanan ekonomi desa dan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan ikut meningkat.

"Kami percaya, jika perempuan desa kuat, maka anak-anak akan tumbuh lebih baik, ketahanan ekonomi keluarga semakin kokoh, kesehatan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat," tegasnya.

Srikandi Jaga Desa Jadi Mitra Pemerintah di Akar Rumput

Melalui program Perempuan Desa, Srikandi Jaga Desa diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemberdayaan masyarakat desa. Organisasi ini menempatkan perempuan sebagai penggerak utama pembangunan dari tingkat akar rumput.

Sherly menambahkan, langkah-langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan perempuan desa yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing. Dengan begitu, kontribusi mereka terhadap pembangunan desa bisa lebih optimal dan berkelanjutan.

Reporter: Ragil
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top