HALMAHERA TIMUR — Group perusahaan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) yang terdiri dari PT ANTAM, PT Nusa Karya Arindo (NKA), PT Sumberdaya Arindo (SDA), dan FHT menyalurkan bantuan pendidikan bagi tenaga pendidik di Kabupaten Halmahera Timur. Program ini menyasar guru non-PNS, non-PPPK, dan non-honorer yang mengabdi di wilayah dengan tantangan akses transportasi.
Perwakilan ANTAM Group, Hanafi Wahab, menyebut bantuan tersebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan melalui program Community Development dan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan.
Bantuan difokuskan bagi tenaga pendidik yang berstatus non-PNS, non-PPPK, dan non-honorer. Kelompok guru ini dinilai menghadapi beban tugas lebih berat, terutama mereka yang bertugas di daerah terpencil dengan keterbatasan akses transportasi.
Pelaksanaan program dikoordinasikan langsung bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Timur. Koordinasi ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran serta tidak tumpang tindih dengan program pemerintah maupun pihak lain.
Hanafi menegaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas jangka panjang perusahaan. Menurutnya, dukungan bagi guru berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia daerah.
"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah. Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan dukungan kepada para guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya," ujar Hanafi.
Melalui sinergi ini, ANTAM Group berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Halmahera Timur.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Timur, Jamal Esa, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia mengapresiasi perhatian ANTAM Group terhadap para pengajar yang mengabdi di daerah terpencil.
"Kami menyambut baik dukungan ANTAM Group terhadap sektor pendidikan di Halmahera Timur. Dukungan ini diharapkan dapat membantu para guru dalam melaksanakan tugas, terutama mereka yang bertugas di wilayah dengan tantangan akses. Kami akan berkoordinasi agar program ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan," kata Jamal.
Dinas Pendidikan akan mengawal koordinasi agar program berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model dukungan berkelanjutan bagi tenaga pendidik di wilayah terpencil Halmahera Timur.