MALUKU UTARA — Bose Noise Cancelling Wired Earbuds resmi dipasarkan di Indonesia mulai 2 November 2026, membawa ANC ke earphone kabel yang jarang punya fitur ini. Distributor PT Prima Audio Indonesia menjadwalkan peluncuran 1 November, dengan harga yang belum diumumkan. Tiga mode QuietControl jadi daya tarik utama, tapi konektivitas USB-C saja membatasi pengguna HP lawas.
PT Prima Audio Indonesia memastikan produk ini menyusul sold out fase pre-order global sejak diperkenalkan akhir September 2026. Peluncuran resmi dijadwalkan 1 November 2026, sementara penjualan perdana baru dibuka sehari setelahnya.
Keputusan mendatangkan earphone kabel ini bukan tanpa alasan. Data industri mencatat penjualan earphone kabel tumbuh pada 2025 untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, lalu naik lagi 20% pada awal 2026.
Marketing Manager Bose Indonesia Dede Oktaferdian menyebut sebagian konsumen tetap memilih earphone kabel karena alasan kepraktisan dan harga yang relatif terjangkau. Bose merespons kebutuhan itu dengan menyematkan active noise cancellation pada perangkat berkabel.
Fitur ANC di earphone kabel memang tergolong langka. Sebagian besar produsen menempatkan teknologi ini hanya di model TWS, yang harganya jauh lebih tinggi.
Keunggulan utama perangkat ini ada pada teknologi Bose QuietControl. Pengguna bisa mengatur tingkat peredaman suara lingkungan lewat tiga pilihan mode.
Bose merancang earbuds ini agar stabil di telinga. Paket penjualan mencakup tiga ukuran eartip silicone serta dua ukuran stability wings fleksibel yang bisa disesuaikan dengan anatomi telinga pengguna.
Soal koneksi, Bose menjawab hilangnya colokan audio 3.5mm di smartphone modern dengan konektor USB-C universal. Inline remote-nya berisi tombol fisik untuk kontrol volume, navigasi lagu, panggilan telepon, pengatur mode ANC, plus mikrofon terintegrasi.
Untuk penggunaan luar ruang atau olahraga ringan seperti easy run, Bose menyertakan sertifikasi IPX4 yang tahan cipratan air dan keringat. Paket pembelian juga menyertakan carry case khusus guna melindungi kabel dari risiko putus atau tersangkut di dalam tas.
Harga resmi belum diumumkan dalam pengumuman ini, jadi calon pembeli belum bisa menakar posisi produk terhadap kompetitor di kelas ANC. Konektivitas yang hanya USB-C juga membatasi pengguna perangkat lama atau laptop yang masih mengandalkan jack 3.5mm — dibutuhkan dongle tambahan.
Earphone kabel dengan ANC memang bukan untuk semua orang. Pengguna yang mobilitas tinggi dan benci kabel kemungkinan tetap lebih cocok ke TWS, sementara pencari audio tanpa urusan charging bisa mempertimbangkan produk ini begitu harga resminya keluar.