MALUKU UTARA — Kylie Jenner tampil sebagai bintang utama film pendek terbaru Stella McCartney yang tayang perdana dengan latar pantai menghadap Samudra Pasifik. Film arahan Gia Coppola itu disebut sebagai "ode untuk kekuatan, sensitivitas, dan kebebasan kuda", dengan American Humane Society turun langsung mengawasi proses syuting. Rumah mode McCartney memastikan tidak ada kuda yang terluka selama produksi.
Stella McCartney memperkenalkan film pendek terbarunya yang menampilkan Kylie Jenner beradegan di pantai bersama seekor kuda terlatih. Proyek ini melanjutkan obsesi desainer asal Inggris itu terhadap dunia equestrian, setelah presentasi koleksi musim dingin 2026 di Paris Fashion Week digelar dengan tema Year of the Horse.
Sinopsis dan Konsep Film Pendek
Dalam film berdurasi singkat itu, Jenner direkam tenggelam di dalam air bersama kuda terlatih. Adegan tersebut dibuat untuk menyorot relasi antara manusia, hewan, dan alam. Selain beradegan bersama kuda, Jenner juga memeragakan sejumlah tampilan Stella McCartney tanpa pendamping equestrian.
Gia Coppola duduk di kursi sutradara. Nama Coppola bukan hal baru di Hollywood, ia sebelumnya mengarahkan The Last Showgirl yang dibintangi Pamela Anderson serta Jamie Lee Curtis.
Busana dan Tas Appaloosa yang Jadi Sorotan
Kampanye ini menampilkan mantel faux fur, atasan berbahan chantilly lace dan chainmail, serta sepatu bot tunggang setinggi paha. Satu item yang mendapat panggung tersendiri adalah tas Appaloosa, model anyar McCartney yang terinspirasi dari kekuatan dan semangat Lucky Spot, kuda jantan milik Linda McCartney.
Komitmen terhadap hak hewan tetap dijaga. American Humane Society hadir di lokasi untuk memantau seluruh adegan yang melibatkan hewan, dan rumah mode memastikan tidak ada kuda yang dirugikan. Sebagian dana juga dialokasikan untuk mendukung lembaga kesejahteraan kuda di berbagai negara.
Posisi Jenner di Industri Mode Global
Penampilan ini menambah deretan pencapaian Jenner di dunia mode. Ia baru saja menutup Victoria's Secret Fashion Show dengan mengenakan fantasy bra senilai 50 juta dolar AS, dan sebelumnya membintangi iklan merek aktif Alo.
Bagi McCartney, proyek ini konsisten dengan prinsip yang ia pegang sejak mendirikan label pada 2001. Desainer tersebut menolak penggunaan bulu, kulit, bulu burung, dan skin hewan di seluruh lini produknya.
Keterlibatan Jenner dan Coppola menempatkan film pendek ini sebagai materi promosi yang menyasar audiens mode sekaligus penggemar hiburan arus utama. Model kampanye semacam ini kian lazim dipakai rumah mode mewah untuk memperluas jangkauan di luar kalangan penikmat fashion.