Pencarian

Unkhair Ternate Evaluasi Data PDDikti, Temukan Selisih 831 Mahasiswa Aktif di 54 Prodi

Rabu, 21 Oktober 2026 • 14:31:01 WIB
Unkhair Ternate Evaluasi Data PDDikti, Temukan Selisih 831 Mahasiswa Aktif di 54 Prodi
Bimtek dan Evaluasi Data PDDikti Unkhair berlangsung di Aula Nuku, Gedung Rektorat Unkhair, Ternate, 21-22 Oktober 2026.

TERNATE — Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (BAKK) Unkhair menyelenggarakan Bimtek dan Evaluasi Data PDDikti Periode 2025-2 pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan di Aula Nuku Lt. 4, Gedung Rektorat Unkhair, itu berlangsung hingga 22 Oktober 2026 dan diikuti 54 operator program studi serta kepala bagian dari delapan fakultas dan Program Pascasarjana.

Selisih data menjadi temuan utama dalam forum tersebut. Administrasi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester ganjil 2026 mencatat 14.510 mahasiswa, sementara PDDikti mencatat 15.351 mahasiswa aktif.

Selisih 831 Mahasiswa Harus Ditelusuri Tiap Prodi

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unkhair, Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si, menyebut angka selisih sekitar 831 mahasiswa. Menurutnya, perbedaan itu perlu ditelusuri untuk memastikan kesesuaian status mahasiswa, pembayaran UKT, dan data yang dilaporkan ke PDDikti.

"Berarti ada selisih data sekitar 831 mahasiswa. Ini yang harus kita cari tahu, dan sinkronkan bersama masing-masing program studi," ujar Hasan setelah membuka kegiatan Bimtek.

Ia meminta para operator prodi melakukan pemeriksaan silang terhadap sumber data yang tersedia. Tujuannya agar tidak ada perbedaan informasi antara PDDikti, Sistem Informasi Akademik (SIMAK), dan data pembayaran UKT.

Mengapa Ketepatan Data Akademik Krusial bagi Unkhair

Ketepatan data, kata Hasan, bukan hanya soal kewajiban pelaporan akademik. Data itu menjadi dasar pengambilan kebijakan dan pertanggungjawaban perguruan tinggi kepada kementerian.

Kesiapan data juga diperlukan untuk mengantisipasi kebijakan pemerintah terkait bantuan biaya kuliah bagi mahasiswa. "Karena itu, data kita harus dibenahi sejak sekarang. Jangan sampai ada data yang tidak sesuai ketika dilaporkan ke kementerian," katanya.

Bimtek ini sekaligus menjadi persiapan pelaporan semester genap 2025 yang dijadwalkan berakhir pada 30 Oktober 2026. Unkhair juga menyiapkan pelaporan semester ganjil 2026.

Fokus Bimtek: Validasi Data hingga Identifikasi Masalah Pelaporan

Kepala BAKK Unkhair, M. Tahir Abd. Tahir, S.H, mengatakan Bimtek difokuskan pada evaluasi dan validasi data mahasiswa. Materi lain mencakup sinkronisasi PDDikti dengan SIMAK serta identifikasi permasalahan dalam pelaporan akademik.

Para operator prodi mendapat penguatan teknis untuk memeriksa kesesuaian data dengan dokumen sumber. Mereka juga dilatih memverifikasi status mahasiswa dan aktivitas akademik, lalu melakukan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

Langkah tersebut disebut Kabiro BAKK diperlukan agar data yang dilaporkan benar-benar sesuai dengan kondisi akademik mahasiswa. Data yang dilaporkan juga harus dapat dipertanggungjawabkan.

Koordinasi Operator Prodi hingga Pengelola SIMAK

Bimtek menghadirkan Kepala UPA TIK Unkhair, Ir. Salkin Lutfi, S.Kom., M.T, dan Kepala Bagian Akademik BAKK Unkhair, Haris Idrus, S.H., M.H, sebagai narasumber. Keduanya memperkuat pemahaman teknis operator dalam pengelolaan dan pelaporan data akademik.

BAKK Unkhair mendorong peningkatan koordinasi antara operator prodi, pimpinan prodi, fakultas, Program Pascasarjana, dan pengelola SIMAK. Setiap permasalahan data diharapkan teridentifikasi dan ditindaklanjuti secara terukur dengan dukungan dokumen yang valid.

Dengan pengelolaan data yang tertib, akurat, dan terintegrasi, Unkhair menyatakan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan akademik. Tata kelola data yang rapi juga disebut mendukung proses akreditasi perguruan tinggi.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks