TERNATE — Dua Plt kepala dinas di lingkungan Pemprov Maluku Utara resmi diganti dalam evaluasi birokrasi yang dilakukan Gubernur Sherly Tjoanda Laos. Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran internal untuk meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum optimal.
Dua Plt Kepala Dinas yang Dicopot
Keputusan ini diambil setelah Gubernur Sherly melakukan penilaian terhadap kinerja para pejabat yang selama ini menjabat sebagai Plt. Dua posisi yang mengalami pergantian adalah Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Alasan di Balik Rotasi Pejabat
Evaluasi ini disebut-sebut sebagai langkah untuk mendorong percepatan program prioritas daerah. Menurut sumber internal, penilaian terhadap Plt lebih ketat karena mereka dianggap sebagai "jembatan" sebelum ada pejabat definitif. Jika dalam masa transisi tidak menunjukkan hasil signifikan, maka pergantian menjadi opsi yang ditempuh.
"Ini murni untuk kepentingan pelayanan publik. Gubernur ingin memastikan setiap OPD berjalan dengan optimal, terutama yang menyangkut pelayanan dasar dan pertumbuhan ekonomi," ujar seorang pejabat di lingkungan Setda Malut yang enggan disebut namanya.
Apa Dampaknya bagi Pelayanan Publik?
Pergantian Plt ini diharapkan tidak mengganggu pelayanan administrasi dan proyek strategis daerah. Masyarakat dan pelaku usaha di Ternate dan sekitarnya yang selama ini berurusan dengan Disperindag dan PUPR diimbau untuk tetap mengikuti prosedur yang berlaku karena staf teknis di kedua dinas tersebut masih berjalan seperti biasa.
Langkah Gubernur Sherly ini juga menjadi sinyal bagi jajaran eselon II dan III lainnya untuk meningkatkan disiplin dan capaian kerja. Ke depan, bukan tidak mungkin evaluasi serupa akan dilakukan di OPD lain jika target kinerja tidak tercapai.
Langkah Selanjutnya: Pengisian Pejabat Definitif
Pemerintah Provinsi Maluku Utara dikabarkan tengah mempersiapkan proses lelang jabatan untuk mengisi posisi definitif di beberapa dinas yang selama ini dijabat Plt. Hal ini untuk memastikan kepemimpinan yang lebih stabil dan akuntabel dalam menjalankan program pembangunan daerah.
Proses seleksi terbuka direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat, dengan prioritas pada dinas-dinas yang memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara.