TERNATE — Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka setempat, membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa pendataan anggota yang akurat menjadi fondasi pengembangan organisasi kepramukaan di daerah.
“Sebagai anggota Pramuka, sudah sepatutnya memiliki KTA. Kartu ini menjadi bukti resmi keanggotaan yang memuat identitas penting seperti nama, Nomor Tanda Anggota (NTA), serta pangkalan Gugus Depan masing-masing,” ujar Tauhid dalam sambutannya.
Aplikasi “Ayo Pramuka” Jadi Tulang Punggung Digitalisasi
Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka turut hadir dalam acara tersebut. Perwakilan tim, Beni Romansyah, menjelaskan bahwa aplikasi “Ayo Pramuka” merupakan program transformasi digital yang berjalan di tingkat nasional.
“Aplikasi ini menjadi langkah penting dalam modernisasi organisasi Pramuka di Indonesia. Selain mempermudah pembuatan KTA di setiap Gugus Depan, aplikasi ini juga menyediakan informasi terbaru mengenai berbagai kegiatan kepramukaan,” kata Beni.
Melalui sistem ini, proses pengelolaan data anggota diharapkan menjadi lebih efisien, terintegrasi, dan transparan. Data keanggotaan Kwarcab Ternate pun nantinya akan tersambung dengan basis data nasional Gerakan Pramuka.
Penyerahan Simbolis dan Target Pendataan
Usai pembukaan, panitia melakukan penyerahan KTA secara simbolis. Kartu diberikan kepada Ketua Mabicab, Ketua Kwarcab yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum (Waka Orgakum) Thamrin Marsaoly, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali.
Beni Romansyah menambahkan, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi dengan Dinas Pendidikan serta Kantor Kementerian Agama Kota Ternate. Sebab, sebagian besar pangkalan Gugus Depan berada di lingkungan sekolah maupun madrasah.
Lewat sosialisasi dan bimtek ini, peserta diharapkan mampu mendampingi proses pendataan anggota dan mempercepat penerbitan KTA digital di seluruh pangkalan Gugus Depan di Kota Ternate. Kwarcab setempat menargetkan data keanggotaan yang lebih akurat, terbarui secara berkala, dan terhubung dengan sistem nasional.