TERNATE — Kepengurusan baru HIPMI Maluku Utara siap bekerja. Abdul Kadir Uswanas resmi memimpin organisasi setelah terpilih dalam Musda yang berlangsung di Kota Ternate, beberapa waktu lalu. Musda menjadi ajang konsolidasi sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.
Target: Lahirkan Pengusaha Muda Baru di Malut
Dalam sambutan perdananya, Abdul Kadir menegaskan fokus kepengurusannya adalah mencetak wirausaha muda baru di Maluku Utara. Menurutnya, potensi sumber daya alam yang besar di provinsi ini belum diimbangi dengan jumlah pengusaha lokal yang mengelolanya.
"Kami ingin mendorong anak-anak muda Malut untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. HIPMI harus menjadi wadah yang efektif untuk itu," ujar Abdul Kadir dalam pidato usai terpilih.
Apa Tantangan Pertama yang Dihadapi?
Salah satu tantangan yang langsung disorot adalah akses permodalan bagi pengusaha muda. Abdul Kadir menyebut, banyak pemuda dengan ide bisnis potensial yang terkendala di tahap awal. HIPMI Malut akan menjalin kerja sama dengan perbankan dan pemerintah daerah untuk membuka skema pendanaan khusus.
Selain itu, program pendampingan dan pelatihan juga akan digencarkan. Abdul Kadir menargetkan setidaknya 50 pengusaha muda baru bisa difasilitasi dalam tahun pertama kepengurusannya.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Musda HIPMI Malut kali ini turut dihadiri perwakilan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Mereka menyambut baik kepengurusan baru dan berharap HIPMI bisa menjadi mitra strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Pemerintah, lanjutnya, siap mendukung program-program HIPMI yang selaras dengan visi pembangunan ekonomi daerah. Sinergi antara pengusaha muda dan birokrasi dinilai kunci untuk mendorong pertumbuhan usaha lokal.
Langkah Selanjutnya: Konsolidasi ke Daerah
Setelah Musda tingkat provinsi rampung, Abdul Kadir mengatakan pihaknya akan segera melakukan konsolidasi ke pengurus cabang di seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara. Hal ini penting untuk memastikan program kerja berjalan dari tingkat bawah.
"Kami tidak ingin program hanya berhenti di pucuk pimpinan. Harus ada aksi nyata di lapangan, di setiap kabupaten," tegasnya.
Dengan terpilihnya Abdul Kadir Uswanas, HIPMI Maluku Utara diharapkan bisa lebih aktif mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.