TERNATE — Batu Angus, kawasan bebatuan hitam hasil letusan Gunung Gamalama, tak hanya jadi tujuan wisata. Pemerintah Kota Ternate melihat lokasi ini punya nilai strategis untuk pengembangan geopark. Sekda Rizal Marsaoly menyebut kawasan ini terus didorong agar masuk dalam Geopark Nasional dan pada akhirnya diakui UNESCO Global Geopark.
“Kalau bicara pengembangan pariwisata, Batu Angus adalah salah satu site yang saat ini sedang didorong pemerintah dalam pengembangan kawasan geopark,” ujar Rizal dalam sambutannya di acara pembukaan Mining Expo Ke-V, Kamis (4/6/2026).
Apa Saja Agenda Mining Expo Ke-V di Batu Angus?
Mengusung tema “Engage, Empower, Evolve”, Mining Expo tahun ini digelar selama tiga hari, 4–6 Juni 2026. Kegiatan diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) Fakultas Teknik Universitas Khairun bersama pemuda Kelurahan Kulaba.
Panitia menyiapkan sejumlah agenda, di antaranya HMTP Edu-Connect, Mine-Volution berupa Focus Group Discussion (FGD), Eduventure di kawasan Batu Angus, dan GeoWild Run sebagai agenda penutup. Ketua Panitia, Muhammad Zikri, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Mining Expo bertujuan meningkatkan wawasan mahasiswa dan masyarakat soal dunia pertambangan, perkembangan teknologi, serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. “Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat,” kata Zikri.
Mengapa Batu Angus Jadi Lokasi Strategis?
Batu Angus merupakan situs geologi yang terbentuk dari aliran lava Gunung Gamalama. Kawasan ini menjadi salah satu ikon wisata alam di Ternate Barat. Dengan adanya Mining Expo, pemerintah ingin memperkenalkan potensi geologi daerah sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.
Pembukaan Mining Expo turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate Rustam P. Mahli, Kepala BP2RD Mochtar, Camat Ternate Barat Hamid Muhammad, serta civitas akademika Universitas Khairun.
Geopark Nasional: Langkah Awal Menuju UNESCO
Pengembangan kawasan Batu Angus sebagai geopark bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Ternate menargetkan status Geopark Nasional sebagai batu loncatan menuju pengakuan UNESCO Global Geopark. Jika berhasil, Batu Angus akan masuk dalam jaringan geopark dunia yang diakui secara internasional.
Rizal menekankan, Mining Expo di Batu Angus menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi geologi daerah kepada masyarakat luas. “Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” pungkasnya.