Pencarian

Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Film Benteng Oranje, Pemkot Ternate Siapkan Kampung Piala Dunia dan Dorong UMKM

Jumat, 05 Juni 2026 • 15:12:31 WIB
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Film Benteng Oranje, Pemkot Ternate Siapkan Kampung Piala Dunia dan Dorong UMKM
Pemerintah Kota Ternate siapkan Kampung Piala Dunia di Taman Film Benteng Oranje untuk nobar Piala Dunia 2026.

TERNATE — Pemerintah Kota Ternate memastikan gelaran nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 tidak sekadar menonton pertandingan. Kawasan Benteng Oranje, yang merupakan cagar budaya dan ruang publik modern, akan diubah total menjadi Kampung Piala Dunia selama turnamen berlangsung.

Langkah ini diambil untuk menghadirkan atmosfer sepak bola dunia di tengah masyarakat sekaligus mengoptimalkan fungsi ruang publik sebagai pusat interaksi sosial yang positif.

Lokasi Bersejarah Disulap dengan Ornamen 48 Negara

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa pemilihan Taman Film Benteng Oranje bukan tanpa alasan. Lokasi ini dinilai strategis dan mampu menampung antusiasme warga yang diperkirakan akan tinggi.

“Piala Dunia 2026 ini diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara. Kami ingin menghadirkan atmosfer kemeriahan itu langsung di tengah masyarakat Kota Ternate,” ujar Rizal.

Pemkot akan menata kawasan tersebut dengan berbagai ornamen khas Piala Dunia, termasuk pemasangan bendera negara-negara peserta. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman menonton yang berbeda bagi warga.

Dampak Ekonomi untuk Pelaku UMKM Sekitar Benteng Oranje

Kegiatan nobar ini juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan Benteng Oranje. Rizal menegaskan bahwa keramaian yang tercipta akan menjadi peluang bagi pedagang lokal untuk meningkatkan omzet.

Pemkot Ternate telah mengantongi izin siaran dari TVRI sebagai pemegang hak siar resmi. Selain itu, pengurusan izin keramaian di Polres Ternate juga tengah berjalan sebagai syarat pelaksanaan kegiatan.

Penyesuaian Jadwal dan Fasilitas Pendukung

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah perbedaan zona waktu antara Indonesia Timur dengan Amerika Utara, tempat turnamen digelar. Pemkot Ternate menyatakan sedang menyusun jadwal pertandingan yang sesuai dengan waktu masyarakat setempat.

“Kami juga sedang menyusun jadwal pertandingan yang sesuai dengan waktu masyarakat di Ternate, mengingat perbedaan zona waktu dengan Amerika Utara. Fasilitas pendukung seperti kebersihan juga akan kami siapkan secara matang,” jelas Rizal.

Imbauan Ketertiban Selama Nobar

Meski acara digratiskan untuk umum, Pemkot Ternate mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan sportivitas. Rizal menekankan bahwa euforia sepak bola tidak boleh mengganggu kenyamanan bersama.

“Nobar ini gratis untuk masyarakat, namun kami mengimbau agar tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan sportivitas selama kegiatan berlangsung,” tegasnya.

Pemkot berharap agenda ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan warga sekaligus menghidupkan kembali fungsi Benteng Oranje sebagai ikon ruang publik dan cagar budaya Kota Ternate.

Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks