TERNATE — Pemerintah Kota Ternate memanfaatkan perhelatan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai momentum menghidupkan ruang publik. Taman Film Benteng Oranje, yang selama ini menjadi titik kumpul warga di pusat kota, akan disulap menjadi pusat nobar berskala besar.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, mengatakan pemilihan lokasi itu bukan tanpa alasan. Benteng Oranje dinilai strategis karena berada di pusat kota dan memiliki nilai historis sebagai cagar budaya. “Saya menyebut kawasan ini sebagai Kampung Piala Dunia selama perhelatan berlangsung. Harapannya masyarakat dapat merasakan atmosfer kompetisi sepak bola dunia secara lebih dekat,” ujarnya, Kamis (5/6/2026).
Dekorasi Kampung Piala Dunia dan Dampak Ekonomi untuk UMKM
Untuk memperkuat nuansa internasional, Pemkot Ternate akan menata kawasan Benteng Oranje dengan berbagai ornamen dan atribut bertema Piala Dunia. Bendera negara-negara peserta akan dipasang di area tersebut selama turnamen berlangsung. Pemerintah daerah juga membidik agar kegiatan ini memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi.
“Piala Dunia 2026 memiliki daya tarik tersendiri karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara dan berlangsung di tiga negara tuan rumah. Pemerintah Kota Ternate ingin menghadirkan semangat dan kemeriahan ajang tersebut agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Sekda.
Jadwal Tayang Disesuaikan dengan Zona Waktu Indonesia Timur
Pemkot Ternate masih memetakan jadwal pertandingan yang akan ditayangkan. Perbedaan zona waktu antara Indonesia Timur dengan negara-negara tuan rumah di Amerika Utara menjadi pertimbangan utama. “Kami sedang menyusun daftar pertandingan yang dinilai menarik dan memungkinkan untuk ditonton masyarakat pada waktu yang lebih sesuai,” kata Rizal.
Fasilitas pendukung seperti kebersihan dan kenyamanan pengunjung juga tengah dipersiapkan melalui koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Dari sisi legalitas, izin penayangan resmi dari TVRI sudah diperoleh, sementara izin keramaian masih diproses di Polres Ternate.
Nobar Gratis, Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Sekda memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati kegiatan nobar tersebut tanpa dipungut biaya. Pemerintah daerah menilai tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir selama penyelenggaraan nobar dapat menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beraktivitas di sekitar kawasan Benteng Oranje.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara tuan rumah secara bersamaan. Pemkot Ternate berharap agenda ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial masyarakat di ruang publik yang representatif.