TERNATE — Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 tahun 2026 menjadi momentum bagi jajaran Kanwil Kemenkum Maluku Utara untuk merefleksikan kembali fungsi rumah sebagai benteng pertama bagi generasi penerus. Kepala Kantor Wilayah, Budi Argap Situngkir, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyebut tantangan yang dihadapi keluarga saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan era sebelumnya.
Ancaman Siber dan Disrupsi Digital Mengintai Anak-Anak
Dalam amanatnya, Argap mengingatkan bahwa tekanan ekonomi makro bukan satu-satunya ancaman. Pergeseran nilai sosial dan disrupsi teknologi digital yang radikal, kata dia, kini masuk tanpa permisi ke ruang-ruang pribadi keluarga. “Ancaman siber kini masuk tanpa permisi ke ruang-ruang keluarga melalui gawai yang berada di genggaman anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran orang tua dalam memberikan pendidikan menjadi kunci agar anak-anak tidak mudah terpapar dampak negatif dari arus digital. “Untuk itu peran orang tua dalam memberikan pendidikan sangat penting bagi tumbuh-kembang anak,” lanjut Argap.
Refleksi Nasional, Bukan Sekadar Seremonial Tahunan
Argap menegaskan bahwa Harganas bukanlah sekadar agenda seremonial yang diisi dengan berbagai kegiatan rutin. Menurutnya, peringatan ini adalah jeda kultural untuk menengok kembali ke dalam rumah masing-masing. “Hari ini adalah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali ke dalam rumah kita masing-masing, memeriksa kembali pilar-pilar penyangga domestik kita,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk bertanya pada diri sendiri, apakah keluarga yang dibangun sudah menjadi tempat bernaung yang aman dan mampu melahirkan generasi pemenang demi menyongsong Indonesia Emas.
Pemerintah Berkomitmen Perkuat Jaring Pengaman Sosial
Di akhir amanatnya, Kakanwil menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keluarga. Hal itu meliputi penguatan jaring pengaman sosial dan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan dasar bagi keluarga. “Mari kita kepalkan tangan, satukan tekad demi masa depan anak-anak kita dan demi kehormatan bangsa kita,” tutupnya.
Upacara tersebut dihadiri oleh para pimpinan tinggi pratama, pejabat manajerial dan nonmanajerial, pelaksana, serta Pegawai Pemerintah Nonpegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan Kanwil Kemenkum Maluku Utara. Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Rian Arvin, bertugas sebagai Perwira Upacara, sementara Kabid Pelayanan KI, Kasim Umasangaji, menjadi Komandan Upacara.