Pencarian

5 Perumahan Subsidi di Maluku Utara 2026, Lengkap dengan Kisaran Harga dan Lokasi Strategis

Jumat, 03 Juli 2026 • 15:59:31 WIB
5 Perumahan Subsidi di Maluku Utara 2026, Lengkap dengan Kisaran Harga dan Lokasi Strategis
Griya Bahari Ternate menawarkan rumah subsidi tipe 36/72 dengan harga Rp162 juta di Kelurahan Batu Angus.

Kenaikan harga material bangunan di Maluku Utara sejak awal 2025 membuat banyak warga lokal dan perantau mulai melirik rumah subsidi. Di Ternate, misalnya, harga tanah di Kelurahan Kalumata sudah menyentuh Rp2,5 juta per meter. Skema KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) jadi satu-satunya jalan buat milenial yang gajinya masih UMR.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Maluku Utara menyebutkan, kuota rumah subsidi 2026 untuk provinsi ini mencapai 1.200 unit. Tersebar di tiga kota utama: Ternate, Tidore Kepulauan, dan Sofifi. Berikut lima perumahan yang sudah kantongi izin PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum) dari pemerintah daerah.

1. Griya Bahari Ternate — Tipe 36/72 di Jalan Batu Angus

Perumahan ini berada di Kelurahan Batu Angus, Kecamatan Ternate Utara. Jarak tempuh ke pusat kota Ternate sekitar 15 menit naik motor. Pengembang PT Bumi Sejahtera Mandiri sudah membangun 60 unit tahap pertama.

Harga per unit Rp162 juta untuk tipe 36/72. Sudah termasuk sertifikat SHM dan IMB. Cicilan per bulan sekitar Rp1,8 juta untuk tenor 20 tahun. Lokasi dekat dengan kampus Universitas Khairun, cocok buat dosen atau staf administrasi.

Tips: datang langsung ke lokasi hari Sabtu pagi. Biasanya marketing kasih info unit sisa yang belum dipesan. Jangan lewatkan kesempatan cek drainase di musim hujan—beberapa unit sempat keluhan air tergenang.

2. Pesona Tidore Indah — Cluster Kayu Merah di Kelurahan Gurabunga

Berada di Tidore Kepulauan, tepatnya Kelurahan Gurabunga, Kecamatan Tidore Utara. Pengembang PT Cipta Graha Nusantara menawarkan tipe 30/60 dengan harga Rp128 juta. Angka ini masih di bawah batas maksimal FLPP untuk Maluku Utara yang Rp200 juta.

Fasilitas umum sudah termasuk taman bermain anak dan pos jaga 24 jam. Akses ke Pelabuhan Rum sejauh 3 kilometer, jadi perantau yang kerja di Ternate bisa naik speedboat tiap pagi. Waktu tempuh ke Ternate hanya 20 menit lewat laut.

Dari data lapangan Januari 2026, sudah 40 unit terjual dari total 80 unit. Sisa unit banyak yang menghadap ke arah Gunung Kie Matubu—pemandangan pagi hari cukup bagus.

3. Sofifi Residence — Tipe 36/72 di Lingkar Pemerintahan

Sofifi, ibu kota provinsi, mulai padat sejak pemindahan kantor gubernur. Perumahan ini terletak di Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara. Hanya 500 meter dari Kantor Bupati Halmahera Barat.

Harga Rp185 juta per unit. Agak lebih mahal dari yang lain karena lokasi strategis di pusat pemerintahan. Pengembang PT Mitra Sejati Propertindo menyediakan 50 unit, semuanya tipe 36/72. Cicilan Rp2,1 juta per bulan untuk tenor 15 tahun.

Catatan penting: listrik di Sofifi masih sering padam bergilir. Tanya ke pengembang soal genset cadangan—beberapa rumah sudah dipasang instalasi listrik cadangan otomatis.

4. Griya Nusantara Ternate — Subsidi Syariah di Kelurahan Sasa

Buat yang mencari skema syariah, perumahan ini pakai akad murabahah. Berlokasi di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan. Harga Rp175 juta untuk tipe 36/72. Pengembang PT Artha Griya Islami sudah bekerja sama dengan Bank Muamalat dan BSI.

Lokasi dekat dengan Pasar Mayasari, jadi belanja kebutuhan harian gampang. Jarak ke Bandara Sultan Babullah hanya 10 menit. Cocok buat perantau yang sering pulang pergi Jakarta–Ternate.

Per Februari 2026, sisa unit tinggal 12. Marketing bilang banyak peminat dari kalangan guru dan tenaga kesehatan. Proses akad rata-rata selesai dalam 30 hari kerja.

5. Tidore Garden Residence — Tipe 30/60 di Kelurahan Tomagoba

Perumahan termurah dalam daftar ini. Harga Rp122 juta untuk tipe 30/60. Berlokasi di Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore Selatan. Pengembang PT Bumi Hijau Lestari baru membangun 30 unit di tahap pertama.

Keunggulan: akses ke Pantai Sulamadaha hanya 5 menit jalan kaki. Cocok buat yang suka liburan akhir pekan tanpa keluar biaya transportasi. Fasilitas umum masih terbatas—belum ada lampu jalan di beberapa titik.

Saran: bawa senter atau headlamp kalau mau survei malam hari. Jalan masuk perumahan masih tanah merah, tapi sudah dijadwalkan aspal Juni 2026.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah warga luar Maluku Utara bisa beli rumah subsidi di sini?
Bisa, asalkan sudah punya KTP elektronik dan NPWP. Proses verifikasi data dilakukan oleh bank penyalur KPR FLPP. Beberapa pengembang juga minta surat keterangan kerja dari perusahaan di Maluku Utara.

Berapa uang muka minimal untuk rumah subsidi 2026?
Uang muka minimal 1 persen dari harga rumah. Untuk tipe Rp162 juta, DP sekitar Rp1,6 juta. Tapi siapkan biaya tambahan untuk notaris dan balik nama sekitar Rp5–7 juta.

Apakah rumah subsidi bisa dijual lagi?
Bisa, tapi ada aturan dari Kementerian PUPR. Rumah subsidi baru bisa dijual setelah 5 tahun kepemilikan. Pelanggar bisa kena sanksi pencabutan subsidi.

Bagaimana cara cek pengembang resmi di Maluku Utara?
Cek di situs resmi Kementerian PUPR atau langsung ke Dinas Perumahan provinsi di Sofifi. Pengembang resmi punya izin PSU dan sertifikat laik fungsi.

Apakah ada tambahan biaya per bulan selain cicilan KPR?
Ada biaya iuran lingkungan Rp50–100 ribu per bulan. Listrik dan air PDAM bayar sendiri. Untuk perumahan di Tidore, air tanah masih jadi andalan karena PDAM belum???.

Lima perumahan subsidi di Maluku Utara 2026 ini menawarkan harga di bawah Rp200 juta dengan lokasi yang dekat pusat kota dan fasilitas umum. Survei langsung ke lokasi, cek kondisi drainase, dan tanya soal sertifikat sebelum tanda tangan akad. Jangan terburu-buru ambil unit pertama yang ditawarkan marketing.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks