MOROTAI — Kabupaten Pulau Morotai langsung unjuk gigi di hari pertama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara 2026. Dua medali emas dari cabang atletik berhasil diamankan kontingen tuan rumah, masing-masing dari nomor lari jarak jauh putri dan tolak peluru putra.
Catatan Waktu 23 Menit di Lintasan 5.000 Meter
Nofenjel Takarndehang, atlet berusia 15 tahun, menjadi yang tercepat di nomor lari 5.000 meter putri. Ia mencatatkan waktu 23 menit 04,84 detik, unggul jauh dari pesaing terdekatnya. Medali perak diraih Sabila Hardini dari Kota Tidore Kepulauan dengan waktu 24 menit 21,00 detik, sementara perunggu menjadi milik Nyefoni Mentjereni dari Halmahera Utara.
Tolak Peluru: Lemparan 11,82 Meter Bungkam Lawan
Emas kedua Morotai lahir dari nomor tolak peluru putra. Fabdi Bilsar F. Abdul Rachman tampil dominan setelah melemparkan bola besi sejauh 11,82 meter. Pesaing terdekatnya, Afrizal Sapsuha dari Kepulauan Sula, hanya mampu mencatat 9,88 meter. Muhammad Riski Sidin dari Halmahera Timur melengkapi podium dengan lemparan 9,23 meter.
Pelatih: Ini Hasil Kerja Keras Sejak Persiapan
Pelatih atletik Kabupaten Pulau Morotai, Efanston Banggai, mengaku bersyukur atas capaian anak asuhnya. Ia menilai dua emas ini buah dari latihan intensif dan dukungan penuh tim.
"Alhamdulillah, dua atlet kami berhasil mempersembahkan dua medali emas untuk Kabupaten Pulau Morotai. Ini merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak," ujar Efanston, Rabu (8/7/2026).
Bermain di Kandang, Morotai Target Tambah Medali
Efanston berharap hasil ini menjadi motivasi bagi atlet Morotai dari cabang lain yang masih akan bertanding. Menurutnya, tampil di hadapan publik sendiri harus menjadi energi tambahan untuk terus berprestasi.
"Semoga raihan ini menjadi penyemangat bagi seluruh atlet Morotai agar terus berjuang menambah perolehan medali hingga akhir pelaksanaan POPDA," katanya.
Tambahan dua emas dari atletik memperkuat posisi Morotai sebagai salah satu kontingen terkuat di POPDA XII. Capaian ini juga menjadi indikator positif pembinaan atlet usia pelajar di daerah kepulauan tersebut.