Pencarian

Pemkot Ternate Keluar dari Zona Merah Perlinsos, 16 Ribu KK Sudah Terdata

Rabu, 23 September 2026 • 14:42:01 WIB
Pemkot Ternate Keluar dari Zona Merah Perlinsos, 16 Ribu KK Sudah Terdata
Dinas Sosial Kota Ternate mencatat lebih dari 16 ribu kepala keluarga telah terdaftar dalam pendataan Perlinsos.

TERNATE — Dinas Sosial Kota Ternate mencatat lebih dari 16 ribu kepala keluarga (KK) telah terdaftar dalam pendataan Perlinsos. Sekitar 15 ribu KK di antaranya sudah mendapat pendampingan melalui agen dalam proses pendataan yang berlangsung di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Perpanjangan waktu pendataan yang semula berakhir 31 Agustus 2026 menjadi akhir Desember 2026 menjadi modal utama Pemkot Ternate memperbaiki posisi. Burhanuddin menyatakan pihaknya akan memanfaatkan sisa waktu untuk memperluas cakupan pendataan.

Dari 10 Terbawah ke Posisi Menengah

Burhanuddin menjelaskan capaian ini merupakan lompatan signifikan dibandingkan posisi awal Ternate dalam pemetaan Perlinsos. Ia menyampaikan hal itu dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).

"Terkait dengan Perlinsos, progresnya naik signifikan. Semula kita di Kota Ternate itu berada pada zona merah 10 terbawah, sekarang kita sudah berada pada posisi menengah dan keluar dari zona merah," ujar Burhanuddin.

Posisi ke-31 dari 43 kabupaten/kota menempatkan Ternate di kelompok menengah. Capaian itu belum memenuhi target Pemkot Ternate yang ingin masuk jajaran 10 besar tertinggi dalam pemetaan Perlinsos.

80 Persen Petugas Dinsos Turun ke Lapangan

Dinsos Kota Ternate mengintensifkan pendataan dengan menurunkan petugas hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Dari unsur agen ASN, hampir 80 persen petugas Dinas Sosial dikerahkan untuk mendampingi pendaftaran KK yang belum terdaftar.

"Saat ini kita juga turun di kecamatan dan kelurahan. Dari unsur agen ASN, kita arahkan petugas kita dari Dinas Sosial. Hampir 80 persen petugas Dinas Sosial turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan pendaftaran KK yang belum terdaftar," katanya.

Selain menyasar masyarakat yang telah terdata sebagai penerima bantuan sosial, petugas juga menyisir keluarga yang belum masuk cakupan perlindungan sosial. Pendataan menyasar rumah tangga yang selama ini luput dari program jaminan sosial.

Target 10 Besar Tertinggi

Burhanuddin berharap perpanjangan waktu pendataan hingga akhir Desember 2026 bisa mendongkrak posisi Ternate. Targetnya, Kota Ternate masuk dalam zona 10 besar tertinggi dalam pemetaan Perlinsos.

"Mudah-mudahan dengan waktu yang diberikan ini kita bisa genjot lagi terkait dengan pendataan ini, sehingga kita bisa masuk dalam posisi zona 10 besar tertinggi teratas," ujarnya.

Peningkatan posisi dalam pemetaan Perlinsos berdampak langsung pada cakupan perlindungan sosial warga Ternate. Semakin banyak KK terdata, semakin besar peluang rumah tangga rentan mendapat akses jaminan sosial dari pemerintah.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks