TERNATE — DPMPTSP Kota Ternate tidak hanya menunggu pelaku usaha datang ke kantor. Lewat program GOL "Hattrick Investasi 2026", mereka memilih turun langsung ke Taman Nukila pada Rabu (8/7/2026) dan berhasil menjaring 34 pelaku usaha yang membutuhkan layanan perizinan.
Plt Kepala DPMPTSP Kota Ternate, Hartati Umaternate, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari arahan Wali Kota H. M. Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota Nasri Abubakar. "Kami ingin memastikan pelayanan perizinan tidak hanya dilakukan di kantor, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat," ujarnya.
18 NIB Langsung Terbit, 13 Pelaku Usaha Didampingi LKPM
Dari total 34 pelaku usaha yang memanfaatkan layanan, rinciannya cukup spesifik. Sebanyak 18 pelaku usaha mengurus penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), 3 pelaku usaha memanfaatkan layanan helpdesk sistem OSS-RBA, dan 13 pelaku usaha memperoleh pendampingan penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan utama pelaku usaha di Ternate masih didominasi oleh pengurusan legalitas dasar. NIB menjadi syarat utama agar usaha mereka diakui secara hukum dan bisa naik kelas.
Konsultasi OSS-RBA hingga Pendampingan Laporan Investasi
Selain pengurusan dokumen, peserta juga mendapat konsultasi mengenai sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Sistem ini menjadi andalan pemerintah pusat untuk mempermudah perizinan berbasis risiko. DPMPTSP juga memberikan pendampingan khusus bagi pelaku usaha yang belum terbiasa menyusun LKPM.
Hartati menambahkan, legalitas usaha menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. "Usaha yang tertib dan legal akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Legalitas juga menjadi dasar penting agar usaha dapat berkembang dan naik kelas," katanya.
Target: Perluas Akses dan Tingkatkan Kepatuhan Pelaku Usaha
Program GOL "Hattrick Investasi 2026" ini mengusung slogan "Cetak Hattrick Pelayanan, Menangkan Investasi!". DPMPTSP Kota Ternate optimistis bahwa pelayanan jemput bola seperti ini mampu memperluas akses layanan perizinan, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha, serta mendorong terciptanya iklim investasi yang tertib dan berkelanjutan.
Hartati berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin. Dengan begitu, pertumbuhan investasi di Kota Ternate bisa terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.