Pencarian

Resah Timnas Belum Tembus Piala Dunia, Prabowo Sindir Erick Thohir di Peluncuran B50 Pertamina

Kamis, 09 Juli 2026 • 17:38:01 WIB
Resah Timnas Belum Tembus Piala Dunia, Prabowo Sindir Erick Thohir di Peluncuran B50 Pertamina
Prabowo menyampaikan kekhawatiran terkait pencapaian Timnas Indonesia menuju Piala Dunia.

MALUKU UTARA — Acara yang digelar di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek itu awalnya berlangsung meriah. Prabowo memuji pencapaian Pertamina dan para pihak yang terlibat dalam produksi Biodiesel B50—bahan bakar campuran 50 persen minyak sawit yang menjadi terobosan energi hijau nasional.

Namun, tiba-tiba nada bicara Presiden berubah. Ia menyebut masih ada satu pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan: membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia. "Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Jadi saya resah, terus terang saja saya resah," kata Prabowo di hadapan para pejabat dan direksi BUMN yang hadir.

Erick Thohir Jadi Sasaran Langsung

Pernyataan itu jelas tertuju kepada Erick Thohir. Menteri BUMN itu kini merangkap jabatan sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Di hadapan publik, Prabowo tidak ragu menyentil langsung anak buahnya di kabinet.

"Ini bukan sekadar olahraga. Ini menyangkut kehormatan bangsa," tegas Prabowo. Ia lalu mengajak seluruh pihak—termasuk Kementerian BUMN dan perusahaan-perusahaan pelat merah—untuk memikirkan langkah nyata agar Indonesia bisa lolos ke turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Beban Ganda di Pundak Erick

Erick Thohir yang hadir dalam acara tersebut hanya tersenyum mendengar sindiran Presiden. Selama ini, ia dikenal gencar melakukan transformasi di tubuh BUMN—mulai dari Pertamina yang mencetak laba triliunan rupiah hingga BRI yang menyalurkan KUR ratusan triliun ke UMKM.

Namun, tugasnya di PSSI ternyata tak kalah berat. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia memang mengalami peningkatan peringkat FIFA dan lolos ke Piala Asia. Tapi target tertinggi—Piala Dunia—masih menjadi mimpi yang belum terwujud.

"Prabowo ingin ada hasil konkret. Beliau melihat B50 bisa rampung, kenapa Timnas tidak?" ujar seorang pejabat Kementerian Sekretariat Negara yang enggan disebut namanya.

Pekerjaan Rumah untuk BUMN Sepak Bola

Pidato Presiden itu menjadi pengingat bahwa kesuksesan di sektor energi belum cukup memuaskan publik. Apalagi, Piala Dunia 2026 sudah di depan mata—turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu hanya menyisakan waktu dua tahun lagi.

Bagi Erick Thohir, tekanan justru datang dari atasannya sendiri. Jika ingin lolos dari "resah" Presiden, ia harus memastikan Timnas Indonesia benar-benar bersaing di kualifikasi—sama seperti Pertamina yang berhasil menghadirkan B50 tepat waktu.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks