DARUBA — Dua ruas jalan nasional yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga dan distribusi logistik di Pulau Morotai akhirnya masuk tahap pengerjaan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, mengonfirmasi bahwa BPJN telah merealisasikan usulan pemerintah daerah, bahkan sejumlah ruas di kawasan Kota Daruba sudah mulai dikerjakan.
"Alhamdulillah, saat ini usulan tersebut sudah mulai direalisasikan oleh balai. Bahkan beberapa ruas jalan sudah dalam tahap pengerjaan, salah satunya ruas jalan di kawasan Kota Daruba," kata Fahmi, Minggu (2/8/2026).
Fokus Pengerjaan: Perbaikan Titik Rusak dan Preservasi Jalan
Fahmi menjelaskan, BPJN memprioritaskan dua ruas utama, yaitu Sangowo–Wayabula dan Sangowo–Sopi. Penanganannya tidak hanya menyasar titik-titik kerusakan, tetapi juga mencakup pekerjaan preservasi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas jalan agar tetap dalam kondisi mantap.
"Jadi ada penanganan efektif dan ada juga pekerjaan preservasi," ujarnya.
Untuk ruas Sangowo–Wayabula, pekerjaan disebutkan dilaksanakan oleh PT Intim Kara sebagai kontraktor pelaksana.
Nilai Anggaran Tak Diketahui, Murni Kewenangan BPJN
Soal nilai anggaran proyek, Fahmi mengaku tidak mengetahui secara rinci. Seluruh proses penganggaran hingga pelaksanaan pekerjaan merupakan kewenangan penuh BPJN.
"Saya tidak tahu berapa nilai anggarannya karena pekerjaan itu langsung ditangani oleh pihak balai," jelasnya.
Meski begitu, Pemkab Pulau Morotai berkomitmen memperkuat sinergi dengan BPJN agar penanganan infrastruktur jalan nasional dapat dilakukan bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.
Dampak Ekonomi dan Imbauan untuk Pengendara
Fahmi menilai peningkatan kualitas jalan nasional akan berdampak besar pada konektivitas antarwilayah, melancarkan distribusi barang dan jasa, serta menopang pertumbuhan ekonomi di Pulau Morotai.
Ia pun mengimbau masyarakat bersabar selama proses pekerjaan berlangsung dan tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang tengah diperbaiki.
"Kami berharap masyarakat bersabar karena pekerjaan masih berjalan. Setelah selesai, manfaatnya tentu akan dirasakan bersama melalui akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar," pungkasnya.