MOROTAI — Warga Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, akhirnya melihat alat berat masuk ke ruas jalan mereka. Pengerjaan drainase yang menjadi langkah awal perbaikan jalan nasional itu resmi dimulai Minggu (2/8/2026), setelah melalui rangkaian koordinasi antara Pemkab Pulau Morotai dan BPJN.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Fahmi Usman, menyatakan pembangunan diawali dengan pembongkaran saluran drainase lama. Langkah ini diambil agar aliran air bisa berfungsi normal dan tidak lagi menggenangi aspal.
“Pembangunan diawali dengan perbaikan drainase agar aliran air dapat berfungsi dengan baik dan tidak lagi menggenangi ruas jalan. Setelah pekerjaan drainase selesai, pembangunan jalan akan dilanjutkan,” kata Fahmi.
Pelebaran Jalan Sudah Berjalan Sejak Sepekan Lalu
Sebelum pembongkaran drainase dimulai, pekerja terlebih dahulu melakukan pelebaran badan jalan sejak pekan lalu. Pekerjaan ini menjadi fondasi sebelum lapisan hotmix baru dihamparkan di atas aspal lama yang selama bertahun-tahun rusak.
Fahmi menegaskan, perbaikan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Morotai bersama BPJN untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan nasional di daerah. Proyek ini diharapkan tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga menata ulang sistem drainase agar kejadian genangan tidak terulang.
Target: Mobilitas Warga dan Ekonomi Lokal Tumbuh
Perbaikan ruas jalan di Gotalamo menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Jalan yang mulus dan bebas genangan akan memperlancar mobilitas harian, mulai dari aktivitas sekolah, pengangkutan hasil bumi, hingga akses menuju pusat kecamatan.
Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas pemukiman dan perputaran roda perekonomian lokal sebagai dampak lanjutan dari proyek ini. Kondisi infrastruktur yang membaik dinilai menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Morotai.
Warga Gotalamo Sambut Antusias Pengerjaan Proyek
Kehadiran alat berat di Desa Gotalamo disambut antusias oleh warga setempat. Mereka berharap proses pengerjaan drainase dan pengaspalan dapat berjalan lancar hingga tuntas tanpa hambatan berarti.
Selama ini, ruas jalan di desa tersebut kerap tergenang saat hujan deras, mempercepat kerusakan aspal dan menyulitkan pengguna jalan. Dengan adanya perbaikan ini, warga berharap persoalan lama itu segera berakhir dan akses transportasi harian kembali normal.