DARUBA — Rahmayanti Dano Kader, yang akrab disapa Ama, dilaporkan meninggalkan kediamannya di Desa Pangeo pada 29 Juli lalu dan hingga kini belum kembali. Keluarga yang diwakili Mardiansyah Dano Kader baru melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pulau Morotai dua pekan setelah korban hilang.
Perempuan kelahiran 8 April 2008 tersebut memiliki tinggi badan sekitar 160 cm dengan berat 50 kg. Ia bertubuh sedang, berkulit sawo matang, berwajah oval, dan memiliki rambut lurus. Ciri khas yang memudahkan identifikasi adalah adanya tahi lalat di bawah mata sebelah kanan.
Polisi Kumpulkan Keterangan Keluarga dan Pihak Terkait
Menindaklanjuti laporan yang masuk, penyidik Polres Pulau Morotai telah melakukan pemeriksaan awal terhadap keluarga dan sejumlah pihak untuk menelusuri keberadaan Rahmayanti. Upaya penyelidikan masih terus berjalan dan kepolisian berkoordinasi untuk mendapatkan informasi terbaru.
Humas Polres Pulau Morotai mengimbau warga, khususnya di Kecamatan Morotai Jaya dan sekitarnya, untuk segera melapor jika melihat seseorang dengan ciri-ciri yang sesuai dengan korban.
"Setiap informasi, sekecil apa pun, sangat berarti dalam upaya pencarian. Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Rahmayanti atau melihat seseorang yang memiliki ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian," ujar Humas Polres Pulau Morotai.
Jangan Ambil Tindakan Sendiri, Segera Hubungi Nomor Ini
Masyarakat yang memperoleh informasi diminta tidak bertindak sendiri agar proses pencarian dan penyelidikan tidak terganggu. Polres Pulau Morotai juga mengingatkan warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Informasi terkait keberadaan Rahmayanti Dano Kader dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 atau menghubungi nomor 082190921594, 082140077252, dan 081241697918. Pelapor juga bisa mendatangi langsung SPKT Polres Pulau Morotai di Jalan Merdeka Nomor 01, Daruba.
Pihak kepolisian bersama keluarga berharap Rahmayanti dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarganya di Desa Pangeo.