Pencarian

Hongqi Jadi Merek Pertama di Luar BYD yang Pakai Blade Battery 2.0, Kapasitas Pabrik Capai 45 GWh

Jumat, 21 Agustus 2026 • 03:24:01 WIB
Hongqi Jadi Merek Pertama di Luar BYD yang Pakai Blade Battery 2.0, Kapasitas Pabrik Capai 45 GWh
Hongqi menjadi pabrikan pertama di luar ekosistem BYD yang mengadopsi teknologi Blade Battery 2.0.

MALUKU UTARA — Jakarta — FAW Group melalui merek premiumnya, Hongqi, resmi menjadi pabrikan pertama di luar ekosistem BYD yang mendapatkan akses terhadap teknologi Blade Battery 2.0. Laporan dari Carnewschina pada Kamis lalu, mengutip siaran Jilin TV, menyebutkan perusahaan tengah mengintegrasikan teknologi baterai generasi kedua tersebut ke lini kendaraan listrik Hongqi.

Kabar ini menjadi tonggak penting karena selama ini Blade Battery 2.0 dan teknologi megawatt charging masih menjadi senjata eksklusif milik BYD. Kini, Hongqi diproyeksikan menjadi merek pertama yang memanfaatkan kedua teknologi tersebut di luar jajaran produk BYD.

Proyek Patungan FAW-FinDreams: Investasi Rp 400 Triliun Lebih

Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama bisnis biasa. Proyek patungan bernama FAW-FinDreams ini telah dinominasikan sebagai proyek inti untuk platform kendaraan listrik murni generasi berikutnya milik Hongqi. Total investasi yang digelontorkan mencapai 180 miliar yuan atau setara lebih dari Rp 400 triliun.

Pabrik baterai ini dirancang dalam tiga tahap pembangunan dengan kapasitas total 45 GWh. Masing-masing tahap memiliki kapasitas produksi 15 GWh. Tahap pertama yang menelan investasi 70 miliar yuan sudah mulai beroperasi sejak Februari 2024.

Dampak ke Produksi dan Strategi Elektrifikasi FAW

Tahap kedua proyek ini kini tengah memasuki proses percepatan, termasuk penandatanganan kontrak dan peletakan batu pertama. Jika seluruh tahapan beroperasi penuh, fasilitas ini mampu memasok baterai untuk hampir 600.000 kendaraan per tahun dengan nilai produksi tahunan sekitar 200 miliar yuan.

Bagi FAW, langkah ini menjadi bagian dari strategi besar mempercepat transisi menuju kendaraan energi baru di tengah menyusutnya pasar mobil bermesin pembakaran internal. FAW tidak hanya menggandeng BYD, tetapi juga CATL dalam pengembangan baterai. Grup ini bahkan tercatat berinvestasi di Leapmotor dan menggunakan baterai dari BYD serta CATL pada model Hongqi E-QM5.

Peta Persaingan Baterai China Mulai Berubah

Masuknya Blade Battery 2.0 ke Hongqi menandai pergeseran signifikan dalam peta persaingan teknologi baterai China. Teknologi yang sebelumnya menjadi pembeda utama produk BYD kini mulai diperebutkan produsen lain. Artinya, dominasi BYD atas teknologi baterai LFP berlapis ini perlahan mulai terbuka untuk pemain besar lainnya.

Dengan kapasitas produksi yang masif dan dukungan penuh dari dua raksasa otomotif China, kolaborasi FAW-BYD ini berpotensi mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar domestik China sekaligus menekan biaya produksi baterai secara signifikan.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks