Pencarian

ChatGPT Kini Bisa Kirim dan Kelola Pesan iMessage Lewat Plugin Apple Messages

Jumat, 21 Agustus 2026 • 14:31:32 WIB
ChatGPT Kini Bisa Kirim dan Kelola Pesan iMessage Lewat Plugin Apple Messages
ChatGPT kini dapat mengirim dan mengelola pesan iMessage melalui plugin Apple Messages yang diluncurkan OpenAI.

MALUKU UTARA — OpenAI memperluas jangkauan ChatGPT ke ekosistem Apple dengan meluncurkan plugin Apple Messages. Integrasi ini menghubungkan kotak masuk iMessage pengguna dengan chatbot, membuka jalan untuk otomatisasi pengelolaan pesan harian.

Fitur ini dirancang untuk meringankan beban komunikasi digital. Dalam materi promosi singkat, OpenAI memperlihatkan pengguna yang meminta ChatGPT menyusun pesan balasan berdasarkan percakapan yang masuk sehari sebelumnya.

Kemampuan Utama Plugin Apple Messages

Plugin ini bukan sekadar jembatan koneksi. ChatGPT dapat melakukan beberapa tugas spesifik terkait pesan, antara lain:

  • Menyortir dan menganalisis isi percakapan langsung dari antarmuka ChatGPT
  • Mengedit atau menghapus pesan atas perintah pengguna
  • Membuat draf dan mengirim pesan atas nama pengguna
  • Mencari informasi spesifik yang terkubur jauh di dalam riwayat chat

Fungsionalitas ini tidak terbatas pada penggunaan pribadi. OpenAI menyatakan plugin yang sama juga berfungsi di lingkungan Codex dan ChatGPT Work, sehingga pengguna profesional bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan produktivitas kantor.

Bagaimana OpenAI Menjawab Kekhawatiran Privasi?

Menghubungkan kotak masuk pribadi ke chatbot jelas menimbulkan pertanyaan tentang keamanan data. OpenAI menegaskan kepada Bloomberg bahwa plugin berjalan secara lokal di perangkat pengguna dan tidak membuat indeks dari seluruh isi pesan.

Pernyataan tersebut masih menyisakan ambiguitas. Detail teknis mengenai cara kerja pemrosesan lokal dan data apa saja yang dikirim ke server OpenAI belum dijelaskan secara gamblang. TechCrunch telah menghubungi OpenAI untuk meminta klarifikasi lebih lanjut.

Peringatan untuk Pengguna

OpenAI memberikan catatan penting soal fitur pengiriman pesan otomatis. Perusahaan mendorong pengguna untuk tetap memantau aktivitas ChatGPT dan tidak mengaktifkan persetujuan berkelanjutan (persistent approval).

Pengaktifan fitur tersebut akan menghilangkan kesempatan terakhir pengguna untuk meninjau pesan sebelum dikirim. OpenAI memperingatkan bahwa hal ini sama saja dengan memberikan wewenang penuh kepada chatbot untuk mengirim pesan sebagai pengguna.

Bagi pengguna iMessage di Indonesia yang ingin mencoba, fitur ini bisa menjadi alat bantu praktis untuk merapikan percakapan yang menumpuk. Namun, keputusan untuk menghubungkan data pribadi ke ChatGPT sebaiknya dipertimbangkan matang, terutama bagi mereka yang menyimpan informasi sensitif di aplikasi pesan.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks