MALUKU UTARA — Microsoft akhirnya memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna Windows 11 melalui update September 2026. Pembaruan yang merupakan bagian dari proyek "Windows K2" ini memungkinkan pengguna mengubah tampilan antarmuka yang sebelumnya dianggap kaku, termasuk memindahkan Taskbar ke empat posisi berbeda dan menyesuaikan ukuran menu Start.
Perlu dicatat, fitur-fitur ini akan digulirkan secara bertahap. Tidak semua perangkat akan menerima pembaruan secara bersamaan, jadi jika opsi belum muncul setelah instalasi, pengguna mungkin perlu menunggu beberapa hari.
Taskbar Kini Bisa Dipindah ke Atas, Kiri, atau Kanan
Fitur yang paling dinantikan adalah kemampuan memindahkan Taskbar. Sejak Windows 11 dirilis, Microsoft mengunci Taskbar di posisi bawah, sebuah keputusan desain yang banyak dikritik pengguna setia Windows 10.
Untuk mengubah posisi Taskbar, buka Settings > Personalization > halaman Taskbar. Di sana akan muncul pengaturan baru bernama "Taskbar position" dengan pilihan Bottom, Top, Left, dan Right. Pengguna juga bisa memilih opsi "Small" pada pengaturan "Taskbar size" untuk memperkecil ikon dan menghemat ruang layar.
Catatan dari pengujian awal: memindahkan Taskbar ke sisi kiri layar juga menggeser Notification Center ke kiri. Bagi sebagian pengguna, perilaku ini terasa kurang ideal karena mengubah alur interaksi yang sudah familiar.
Start Menu Lebih Fleksibel dengan Mode Ukuran Baru
Pembaruan ini juga mengubah cara kerja Start Menu. Pengguna kini bisa memilih ukuran menu antara Small atau Large melalui Settings > Personalization > halaman Start.
Selain ukuran, ada beberapa opsi tambahan yang patut dicoba:
- Toggle untuk menyembunyikan nama dan foto profil dari menu Start.
- Pengaturan untuk bagian "Recent" (sebelumnya bernama Recommended) yang bisa diatur agar hanya menampilkan aplikasi yang baru ditambahkan, file terbaru, atau saran aplikasi.
- Opsi untuk mematikan saran file dan rekomendasi aplikasi sepenuhnya jika ingin tampilan yang lebih bersih.
Perlu dicatat, opsi "Show recent and suggested files" bekerja independen dari riwayat file di File Explorer. Jadi mematikannya di Start Menu tidak akan menghapus riwayat file di aplikasi lain.
Cara Mematikan Hasil Web Bing dan Saran Store di Windows Search
Fitur ketiga yang tak kalah penting adalah kontrol atas Windows Search. Sejak awal, Windows 11 mencampur hasil pencarian lokal dengan hasil web dari Bing dan saran aplikasi dari Microsoft Store. Ini sering dianggap mengganggu bagi pengguna yang hanya ingin mencari file atau pengaturan.
Untuk mematikan fitur tersebut, ikuti langkah berikut:
- Buka Settings > Privacy & security.
- Klik halaman Search di sisi kanan.
- Matikan toggle Web Searches untuk mencegah hasil Bing muncul.
- Matikan toggle Microsoft Store untuk menonaktifkan saran aplikasi dari Store.
Setelah kedua toggle dimatikan, hasil pencarian akan fokus pada file, pengaturan, dan aplikasi lokal. Ini membuat proses mencari dokumen atau mengubah konfigurasi sistem jadi lebih cepat dan tidak berantakan.
Perbaikan Tambahan pada Windows Search
Selain opsi di atas, update ini juga membawa peningkatan teknis pada Windows Search. Halaman beranda Search kini lebih sederhana dengan pengurangan elemen yang tidak perlu, sehingga pencarian terakhir lebih mudah diakses.
Microsoft juga menambahkan label yang lebih jelas pada hasil pencarian, sehingga pengguna bisa langsung membedakan mana yang merupakan aplikasi, pengaturan, file, hasil web, atau saran Store. Sistem operasi kini juga mampu mengindeks folder yang sering digunakan secara otomatis, yang berarti file dari folder tersebut akan muncul lebih cepat di hasil pencarian di masa mendatang.
Kesan Awal: Perubahan Kecil yang Berarti
Pembaruan ini memang tidak revolusioner, tapi justru di situlah nilai utamanya. Windows 11 selama ini terasa membatasi bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan fleksibilitas Windows 10. Memindahkan Taskbar, misalnya, seharusnya menjadi fitur standar sejak awal, bukan sesuatu yang baru hadir di tahun 2026.
Kemampuan mematikan saran web dan Store dari pencarian juga merupakan langkah yang tepat. Tidak semua pengguna ingin melihat hasil Bing atau rekomendasi aplikasi saat mencari file di komputernya sendiri.
Bagi pengguna yang merasa Windows 11 terlalu "memaksa" cara kerja tertentu, update ini layak dinanti. Opsi-opsi kecil ini memberikan ruang bernapas untuk menyesuaikan sistem sesuai alur kerja masing-masing. Karena peluncurannya bertahap, pastikan untuk memeriksa Windows Update secara berkala.