MALUKU UTARA — Keputusan mengejutkan datang dari kubu Brighton & Hove Albion. Klub Liga Super Wanita Inggris (WSL) itu mengonfirmasi penunjukkan Arturo Ruiz pada Jumat (12/9) waktu setempat, hanya sepekan sebelum kompetisi musim baru bergulir. Ruiz, yang sebelumnya menukangi Real Sociedad, diikat dengan durasi tiga musim dan masih menunggu proses finalisasi izin kerja.
Kepergian Vidosic memang sudah terendus sejak Jumat pagi. Pelatih asal Australia kelahiran Kroatia itu disebut-sebut menjadi kandidat terdepan untuk menukangi Angel City, tim asal Los Angeles yang kini bercokol di peringkat sembilan klasemen NWSL. Meski kehilangan pelatih yang membawa mereka ke final Piala FA Wanita, manajemen Brighton mengaku puas bisa mendatangkan Ruiz.
Rekam Jejak Ruiz di Spanyol dan Eropa
Ruiz bukan pelatih sembarangan. Musim lalu ia membawa Real Sociedad finis di posisi ketiga Liga F Spanyol dan mengantarkan tim ke babak kualifikasi Liga Champions Wanita. Namun, langkah Sociedad terhenti setelah kalah agregat 2-5 dari Chelsea pada leg pertama di London, Rabu (10/9) lalu.
"Kami sangat senang menyambut Arturo ke klub. Dalam proses rekrutmen, ia langsung menonjol," ujar Zoe Johnson, managing director Brighton untuk sepak bola wanita dan putri. "Ia punya rekam jejak yang terbukti dalam mengembangkan tim dan individu. Kami percaya pada kemampuannya untuk terus membawa tim ini maju."
Perpisahan Ruiz dan Vidosic yang Berbeda
Ruiz juga menuliskan pesan perpisahan di Instagram pada Jumat. "Saya ingin perpisahan saya dengan tim dan fans berjalan berbeda, tapi keadaan tidak mengizinkan. Terima kasih dari lubuk hati terdalam untuk semua pemain dan kolega di klub yang memperlakukan saya dengan sangat baik," tulisnya.
Sementara itu, Vidosic mengakui keputusan pergi adalah hal sulit. "Saya mencintai waktu saya di Albion dan bangga dengan apa yang kami raih bersama. Meninggalkan klub adalah keputusan sulit, tapi saya yakin ini waktu yang tepat bagi saya dan keluarga untuk memulai babak baru," ucap mantan gelandang timnas Australia itu.
Apa yang Ditinggalkan Vidosic di Brighton
Vidosic menukangi Brighton selama dua tahun. Prestasi terbaiknya adalah membawa tim ke posisi kelima WSL pada 2025 dan finis ketujuh musim lalu. Ia juga mengantar Brighton tampil perdana di Wembley pada final Piala FA Wanita Mei lalu, meski harus puas sebagai runner-up.
Kepergian pelatih berusia 39 tahun itu dikabarkan mengejutkan sejumlah pemain Brighton. Johnson mengakui kekecewaan klub, tapi menghormati keputusan Vidosic. "Prioritas kami sekarang adalah merekrut pelatih kepala baru dan melanjutkan persiapan menghadapi musim WSL yang dimulai akhir pekan depan," tegasnya.
Di sisi lain, Angel City belum memastikan kapan mereka akan mengumumkan pelatih tetap. Juru bicara klub menyatakan proses seleksi masih berjalan dan tidak berencana menunjuk pelatih kepala sebelum musim 2026 berakhir. Untuk saat ini, tim asuhan pelatih interim Leif Smerud masih berjuang mengamankan tiket playoff, tertinggal dua poin dari zona tersebut.