Pencarian

Tanda Bayi Siap Merangkak di Usia 7-12 Bulan dan Cara Stimulasinya

Minggu, 30 Agustus 2026 • 18:35:02 WIB
Tanda Bayi Siap Merangkak di Usia 7-12 Bulan dan Cara Stimulasinya
Bayi berlatih mengoordinasikan gerakan tangan dan kaki sebagai tahap awal belajar merangkak.

MALUKU UTARA — Proses bayi belajar merangkak ternyata jauh lebih kompleks dari sekadar gerakan tangan dan kaki. Hingga usia 10 bulan, Si Kecil masih perlu rutin berlatih mengoordinasikan gerakan sekaligus membangun kekuatan otot lengan, bahu, dan kaki agar mampu menopang berat tubuhnya sendiri.

Kapan Bayi Mulai Belajar Merangkak?

Memasuki usia 7 hingga 12 bulan, umumnya bayi mulai menunjukkan ketertarikan untuk bergerak. Pada rentang usia 6-9 bulan, mereka biasanya mulai bisa mengambil posisi bertumpu pada tangan dan lutut.

Di usia sekitar 9 bulan, sebagian bayi mulai berguling atau bergerak dengan perut menempel ke lantai. Gerakan ini dikenal sebagai commando crawling. Namun perlu diingat, setiap anak punya ritme perkembangan yang berbeda, jadi tidak perlu khawatir jika Si Kecil belum menunjukkan tanda-tanda ini.

5 Tanda Si Kecil Siap Merangkak

Mengenali tanda kesiapan ini membantu Bunda memberikan stimulasi yang tepat sejak dini. Berikut indikator yang bisa diamati:

1. Sudah Bisa Duduk Tanpa Bantuan

Kemampuan merangkak sangat berkaitan dengan kontrol otot tubuh. Sebelum sampai tahap merangkak, bayi perlu menguasai kontrol kepala, berguling sendiri, hingga akhirnya duduk tegak tanpa dukungan.

"Ketika bayi sudah dapat duduk tegak dengan kontrol tubuh yang cukup baik tanpa bantuan, ini dapat menjadi tanda bahwa ia mulai siap merangkak," ujar dokter spesialis anak Ashanti Woods, MD. Kemampuan ini umumnya terlihat di usia 6 hingga 8 bulan.

2. Aktif Berguling dan Bermain di Lantai

Jika Si Kecil mulai menikmati waktu bermain di lantai dan aktif berguling, ini saatnya Bunda ikut terlibat. Luangkan waktu lebih banyak untuk bermain bersama dan biarkan ia mengamati gerakan Bunda.

Agar aman, gunakan playing mat yang empuk untuk mengantisipasi benturan saat bayi hilang keseimbangan atau tidak sengaja terjatuh.

3. Mampu Menopang Tubuh dengan Tangan dan Kaki

Saat tengkurap, bayi mulai sering mengangkat tubuhnya menggunakan tangan dan kaki. Posisi ini seperti sedang berusaha merangkak dan menjadi latihan awal yang baik untuk otot leher serta dada.

4. Tertarik pada Objek yang Jauh

Bayi yang siap merangkak biasanya mulai memperhatikan benda di luar jangkauannya dan berusaha meraihnya. Bunda bisa meletakkan mainan favoritnya sedikit lebih jauh agar ia termotivasi untuk bergerak mendekat.

5. Sering Meluncur dengan Perut

Gerakan bergerak maju menggunakan perut saat tengkurap adalah tanda klasik kesiapan merangkak. Ini merupakan bentuk latihan awal yang memperkuat otot-otot penting yang akan digunakan nanti.

Manfaat Merangkak bagi Perkembangan Bayi

Menurut Rallie McAllister, MD, penulis The Mommy MD Guide to Your Baby's First Year, merangkak adalah aktivitas menantang yang melibatkan kemampuan berpikir sekaligus gerakan tubuh. Aktivitas ini tidak hanya mendukung keterampilan motorik kasar, tetapi juga melatih pemahaman ruang secara visual dan kognitif.

"Merangkak merupakan salah satu tonggak perkembangan penting bagi bayi karena menjadi tahap awal menuju kemampuan bergerak secara mandiri," jelas McAllister. Bayi membutuhkan kekuatan otot punggung, leher, bahu, lengan, dan perut yang cukup untuk melakukannya.

Ide Stimulasi agar Bayi Cepat Lancar Merangkak

Ada dua stimulasi utama yang bisa Bunda lakukan di rumah untuk mendukung kemampuan merangkak Si Kecil:

Rutin Tummy Time

Berikan jadwal tummy time yang rutin untuk memperkuat otot leher, bahu, dan punggung. Biarkan bayi mengenali lingkungan sekitarnya dalam posisi tengkurap. Kemampuan kontrol kepala yang terlatih dari aktivitas ini menjadi dasar penting sebelum belajar merangkak.

Pijat Bayi Lembut

Pijatan lembut pada tubuh bayi membantu membuat otot-ototnya lebih rileks. Otot yang rileks akan lebih responsif saat bayi mencoba menggerakkan tangan dan kakinya untuk merangkak.

Setiap bayi memiliki waktu siapnya masing-masing. Yang terpenting, Bunda selalu mendampingi dan memberikan stimulasi yang menyenangkan setiap hari.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks