Pencarian

Pelukan Ayah Penting untuk Tumbuh Kembang Anak, Ini Manfaatnya

Minggu, 25 Oktober 2026 • 09:35:31 WIB
Pelukan Ayah Penting untuk Tumbuh Kembang Anak, Ini Manfaatnya
Dokter spesialis anak menyebut pelukan ayah berperan penting dalam stimulasi perkembangan otak anak sejak dini.

MALUKU UTARA — Pelukan ayah bukan sekadar gestur sayang biasa. Dokter spesialis anak dr. Ardi Santoso menyebut dekapan ayah membantu stimulasi perkembangan otak anak sejak dini hingga membentuk rasa percaya diri yang kuat saat dewasa.

Peran ayah dalam pengasuhan sering diidentikkan dengan mencari nafkah dan melindungi keluarga. Padahal sentuhan fisik sederhana seperti pelukan menyimpan dampak besar yang jarang disadari.

Dokter Spesialis Anak dr. Ardi Santoso menjelaskan bahwa kebiasaan memeluk anak sejak kecil berperan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang, terutama untuk memicu perkembangan saraf otak. Penjelasan itu disampaikannya melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Stimulasi Otak Anak Lewat Sentuhan Ayah

Pelukan yang rutin diberikan ayah membantu merangsang perkembangan saraf otak anak. Semakin dini kebiasaan ini dibangun, semakin optimal proses stimulasinya.

"Pelukan seorang ayah itu efeknya dahsyat banget. Pelukan seorang ayah kepada anaknya dia bisa membantu stimulasi perkembangan otak si anak kalau sejak kecil kita membiasakan memeluk," ujar dr. Ardi.

Manfaatnya tidak berhenti di kesehatan fisik dan koordinasi saraf. Sentuhan hangat dari ayah juga menjadi bekal emosional yang terbawa hingga anak beranjak dewasa.

Membentuk Rasa Aman dan Percaya Diri

Dekapan ayah menciptakan rasa aman yang membuat anak merasa punya sandaran dan dukungan penuh. Dari rasa aman inilah karakter tangguh dan percaya diri tumbuh.

Anak yang terbiasa dipeluk ayah lebih siap melangkah menghadapi berbagai tantangan hidup. Mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya mampu melewati masa-masa sulit.

"Dan menanamkan rasa percaya diri, semangat bahwa dia tuh bisa menghadapi kerasnya, beratnya dunia ini ke depan, dia akan selalu nyaman," lanjut dr. Ardi.

Jangan Canggung Memeluk Anak yang Sudah Besar

Banyak ayah merasa sungkan memeluk anak yang usianya sudah bertambah. dr. Ardi justru mengimbau para ayah untuk tidak ragu menunjukkan kasih sayang secara terbuka.

Pelukan dan ciuman hangat sebaiknya tetap diberikan selama kesempatan masih ada, tanpa terhalang usia anak. Sentuhan itu menjadi bahan bakar emosional anak dalam menjalani keseharian dengan optimistis.

"Jadi buat para ayah semua jangan pernah, pernah untuk tidak memeluk anak kita. Peluk, cium, walaupun masih udah gede pun, pokoknya masih ada kesempatan sehat, peluk dia," tegas dr. Ardi.

Yang Perlu Ibu Perhatikan

Ibu bisa menjadi pengingat agar ayah ikut terlibat dalam rutinitas pelukan harian, misalnya saat anak bangun tidur, pulang kerja, atau menjelang tidur malam. Kebiasaan kecil yang konsisten lebih berdampak dibanding pelukan sesekali.

Jika anak justru menolak sentuhan atau menunjukkan reaksi takut berlebihan terhadap kontak fisik, sebaiknya diskusikan dengan dokter anak untuk memastikan tidak ada masalah sensori atau emosional yang mendasarinya.

Pelukan ayah adalah investasi emosional murah yang hasilnya terasa seumur hidup. Mulai dari satu dekapan hari ini, lalu jadikan kebiasaan yang tidak pernah putus.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: riauaktual.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks