PULAU TALIABU — Sekretaris Daerah Pulau Taliabu, Yosar Kardiat, memastikan proses pengisian jabatan definitif di lingkungan Pemkab setempat memasuki tahap akhir. Sebanyak 104 ASN disiapkan untuk mengisi kekosongan, terdiri atas enam jabatan pimpinan tinggi pratama, 70 jabatan administrator, dan 28 jabatan pengawas. Komposisi itu merinci kebutuhan struktural dari level eselon tertinggi hingga pengawas di sejumlah organisasi perangkat daerah.
Rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara disebut sudah diterima Pemkab Taliabu. Meski begitu, Yosar menegaskan pihaknya belum menetapkan tanggal pelantikan sebelum mendapat arahan dari kepala daerah.
Enam jabatan pimpinan tinggi pratama yang diusulkan untuk segera diisi meliputi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dua posisi lain adalah Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Untuk jabatan administrator, usulan 70 pejabat mencakup kepala bagian, kepala bidang, sekretaris dinas atau badan, hingga kepala kantor. Adapun 28 pejabat pengawas meliputi kepala subbagian, kepala seksi, dan kepala subbidang.
Yosar menyampaikan bahwa seluruh dokumen administrasi telah dipersiapkan dan tinggal menunggu proses verifikasi dari BKN. Ia memastikan pelantikan akan digelar dalam waktu dekat setelah evaluasi akhir.
"Alhamdulillah, rekomendasi BKN sudah kami kantongi, dan dalam waktu dekat akan kami dilaksanakan penyegaran, sekaligus pelantikan jabatan definitif yang sementara kosong," kata Yosar kepada cermat, Jumat, 18 September 2026.
Ia menambahkan bahwa penetapan jadwal sepenuhnya menunggu instruksi Bupati Sashabila Widya L Mus dan Wakil Bupati La Ode Yasir.
"Nanti kita menunggu saja, dan nanti dievaluasi kembali, yang jelasnya dalam waktu dekat akan ada pelantikan jabatan definitif," ucapnya.
Pengisian jabatan definitif disebut bagian dari upaya Pemkab Taliabu menyelesaikan penerapan manajemen talenta bagi seluruh ASN. Bupati Sashabila Widya L Mus sebelumnya mengusulkan 104 ASN ke BKN untuk mengisi kekosongan tersebut.
Menurut Bupati, setiap ASN diharapkan memiliki pemetaan talenta sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Penyesuaian itu juga menyasar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah yang mengalami penambahan maupun penghapusan jabatan.
"Target kami, seluruh ASN di Pulau Taliabu memiliki talenta yang terpetakan. Apalagi di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terdapat beberapa penambahan maupun penghapusan jabatan yang harus segera disesuaikan," ujarnya, Senin 27 Juli 2026 lalu.
Yosar berharap pejabat yang nantinya dilantik dapat membantu kepala daerah mewujudkan visi pembangunan daerah. Menurutnya, formasi yang terisi akan mempercepat kerja pemerintahan di tingkat organisasi perangkat daerah.
"Kami berharap jabatan yang diisi sebagai definitif nantinya dapat membantu Bupati Sashabila Mus dan Wakil Bupati La Ode Yasir menjadi Taliabu Maju, Unggul, dan Sejahtera," tutupnya.