Ternate — Kepolisian Daerah Maluku Utara telah menetapkan penempatan seluruh Pejabat Utama ke masing-masing Polres di wilayah Maluku Utara. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat jajaran Polres dalam mengantisipasi momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan berlangsung 1 Mei 2026.
Penguatan Koordinasi Keamanan
Kabidhumas Polda Maluku Utara menyatakan bahwa penempatan Pejabat Utama sebagai Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) merupakan bentuk penguatan terhadap struktur keamanan di tingkat kabupaten dan kota. Langkah ini mencerminkan kesiapan dan sinerja internal Kepolisian dalam menghadapi momentum penting tersebut.
Kehadiran para Pamatwil bersama Kapolres akan fokus pada pengumpulan data intelijen secara intensif. Tujuannya adalah mengidentifikasi sejak dini kelompok atau organisasi buruh yang akan menyampaikan aspirasi di ruang publik, sehingga pengamanan dapat dilakukan secara terukur dan proporsional.
Pendekatan Analitis dan Prosedural
Pihak Polda Maluku Utara menekankan bahwa setiap keputusan pengamanan di lapangan akan didasarkan pada analisis situasi yang mendalam dan prosedur pengamanan standar yang berlaku. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan profesionalisme dalam setiap tindakan keamanan.
Kehadiran personel Kepolisian dalam pengamanan May Day tidak semata bersifat preventif, melainkan juga aktif berperan sebagai jembatan dan fasilitator penyampaian tuntutan para buruh. Setiap anggota yang berinteraksi dengan demonstran diharapkan memahami substansi aspirasi yang disampaikan serta mengenali pihak penerima tuntutan tersebut.
Fasilitasi Ekspansi Bertanggung Jawab
Dengan pemahaman yang utuh terhadap aspirasi demonstran, Kepolisian dapat bertindak sebagai fasilitator yang menghindari aksi disruptif. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen Polda Maluku Utara dalam mendukung hak berekspresi masyarakat secara bertanggung jawab.
Polda Maluku Utara mengimbau semua pihak yang akan menyampaikan tuntutan agar melakukannya secara tertib, damai, dan tidak anarkis. Harapannya, seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh berjalan lancar tanpa merugikan siapa pun dan tetap menjaga kondusivitas keamanan di Maluku Utara.