Game indie Dead as Disco resmi memasuki fase early access dengan mengusung sistem pertarungan ritmik yang terinspirasi dari seri Batman: Arkham. Pemain mengendalikan Charlie Disco, sang bintang rock yang menuntut balas dendam melalui koreografi serangan mematikan mengikuti ketukan musik. Judul ini menawarkan pengalaman beat-'em-up yang mengedepankan estetika visual sekaligus presisi serangan.
serangan. ISI:Dead as Disco langsung melempar pemain ke tengah jalanan untuk menghajar gerombolan preman. Charlie Disco mencari retribusi setelah dikhianati dan dibiarkan tewas oleh rekan band lamanya. Plotnya minimalis layaknya lirik lagu Black Eyed Peas, namun efektif menjaga fokus pada aksi brutal yang penuh gaya.
Mekanik Pertarungan Berbasis Ketukan Musik
Gim ini menerapkan "Rule of Cool" secara mutlak. Pukulan, tangkisan (counter), hingga serangan pemungkas (takedown) harus selaras dengan ritme mixtape pribadi Charlie. Ketepatan mengikuti ketukan musik menentukan perolehan skor dan efektivitas serangan di medan tempur.
Konsentrasi tinggi menjadi kunci karena setiap level dirancang layaknya koreografi dansa mematikan. Pemain dilarang menekan tombol secara acak demi memenangkan pertandingan. Sinkronisasi visual serangan berdarah dengan melodi musik menjadi syarat mutlak sebelum menghadapi bos di akhir tahap.
Warisan Sistem Freeflow Batman Arkham
Dead as Disco menjadi suksesor spiritual seri Batman: Arkham garapan Rocksteady dalam hal mekanik. Aliran pertarungan membuat karakter terasa tak terhentikan saat pemain berhasil masuk ke dalam ritme yang tepat. Berikut elemen kunci yang diadaptasi dalam gim ini:
- Rhythmic Flow: Pergerakan karakter mengalir mulus dari satu musuh ke musuh lainnya.
- Counter System: Mekanisme tangkisan yang membuka peluang serangan balik instan.
- Stylish Takedowns: Animasi penyelesaian serangan yang sinematik dan brutal.
- Score Chasing: Sistem poin yang memacu pemain menjaga kombo serangan tanpa terputus.
Ketersediaan dan Status Pengembangan
Versi early access saat ini menawarkan segelintir level dengan fondasi permainan yang solid. Pengembang fokus menyempurnakan daftar putar serangan (playlist of moves) untuk menghadapi variasi musuh yang lebih kompleks. Meskipun konten masih terbatas, arah pengembangan gim ini terlihat menjanjikan.
Narasi minimalis justru menjadi kekuatan utama gim ini. Tanpa dialog bertele-tele, pemain bisa menikmati substansi aksi dan visual mencolok. Dead as Disco membuktikan mekanik pertarungan kelas AAA bisa tampil unik melalui tema musik rock yang agresif.