Pencarian

Bungie Kembali ke Akar Fantasy Strategy? Dwarf Pelempar Bom Zombie di Myth Lebih Dirindukan daripada Marathon

Minggu, 14 Juni 2026 • 01:19:31 WIB
Bungie Kembali ke Akar Fantasy Strategy? Dwarf Pelempar Bom Zombie di Myth Lebih Dirindukan daripada Marathon
Dwarf pelempar bom Molotov di Myth menjadi ikon taktis dalam game strategy Bungie.

Bungie baru saja merilis Marathon, game extraction shooter yang menuai pujian berkat desain kelas dan estetika uniknya. Tapi di balik kesuksesan itu, ada satu seri yang membuat banyak pemain lawas mendambakan kepulangan sang pengembang ke akar lamanya: Myth.

Myth adalah seri strategy game fantasi rendah yang dikembangkan Bungie antara trilogi Marathon asli dan Halo: Combat Evolved. Alih-alih membangun pangkalan dan mengerahkan pasukan massal ala Command & Conquer, Myth fokus pada manajemen taktis skuad kecil. Pemain mengendalikan unit prajurit, pemanah, dan yang paling ikonik: dwarf artileri yang melempar bom Molotov ke gerombolan zombie.

Ledakan Bom Molotov yang Tak Pernah Membosankan

Dwarf di Myth bukan sekadar unit pelengkap. Mereka adalah senjata pamungkas yang bisa meledakkan gerombolan musuh dalam semburan darah dan anggota tubuh. Efek ini dimungkinkan oleh mesin fisika yang sangat canggih pada zamannya, membuat potongan tubuh zombie memantul dan menggelinding secara realistis—sesuatu yang belum menjadi standar industri hingga bertahun-tahun kemudian.

Tapi dwarf juga punya kelemahan fatal: bom mereka bisa meledakkan unit sendiri jika salah timing. Bungie dengan cerdik merancang skenario yang memaksa pemain menahan diri, karena satu lemparan yang ceroboh bisa memusnahkan seluruh barisan depan. Belum lagi faktor cuaca—hujan bisa membuat Molotov mati percuma.

Mengapa Myth Sulit Dimainkan di 2026?

Ironisnya, meski Myth dan sekuelnya, Myth 2: Soulblighter, dianggap sebagai salah satu game strategy paling khas yang pernah dibuat, keduanya tidak bisa dibeli secara legal di toko digital mana pun. Hak cipta game ini dipegang oleh Take Two Interactive, yang jelas lebih sibuk dengan Grand Theft Auto VI daripada merilis ulang game strategy lawas.

Untungnya, komunitas penggemar tidak tinggal diam. Jika Anda memiliki salinan atau ISO Myth 2: Soulblighter, Anda bisa mengunduh Twice Born Edition, sebuah remaster buatan penggemar yang membuat game ini berjalan mulus di mesin modern. Ada juga port lengkap kampanye game pertama yang telah disesuaikan.

Warisan yang Terlupakan di Antara Kesuksesan Halo

Halo kerap dianggap sebagai fondasi kesuksesan Bungie, namun kenyataannya ia menutupi pencapaian sebelumnya. Myth lahir dari keputusan berani Jason Jones, pendiri Bungie, yang membatalkan proyek FPS 3D karena dianggap terlalu mirip dengan Quake. Alih-alih mengikuti arus, Bungie justru merambah genre yang sama sekali berbeda.

Hasilnya adalah game yang mengutamakan kecerdasan di atas jumlah pasukan. Setiap misi memberikan pasukan terbatas tanpa bala bantuan—kecuali yang sudah ditulis dalam skrip. Pemain harus memposisikan pemanah untuk menipiskan musuh sebelum kontak jarak dekat, mengatur formasi prajurit, dan tentu saja, memastikan dwarf tidak meledakkan teman sendiri.

Bagi penggemar strategy sejati, Myth tetap menjadi pengalaman yang belum tertandingi. Dan di tengah hiruk-pikuk Marathon yang gemilang, tidak ada salahnya berharap suatu hari nanti Bungie—atau Take Two—memberi kesempatan kedua pada para dwarf pemarah itu untuk kembali meledakkan zombie.

Bagikan
Sumber: pcgamer.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks