HALMAHERA TENGAH — Puluhan siswa dari lima program keahlian di SMK Negeri 8 Terpadu memadati lapangan sekolah pada Selasa (23/6) untuk mengikuti Expo Pendidikan Tahunan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pembagian rapor ini menjadi panggung bagi para siswa memamerkan hasil praktik dan inovasi mereka di hadapan guru serta masyarakat sekitar.
Bukan Sekadar Pameran, Tapi Tolok Ukur Kompetensi
Kepala SMK Negeri 8 Terpadu, Satrianti Mustamin, menjelaskan bahwa expo ini bukan sekadar pameran biasa. Pihak sekolah menjadikannya sebagai metode evaluasi nyata dari proses pembelajaran berbasis praktik yang selama ini diterapkan.
“Melalui expo ini kami ingin menampilkan hasil pembelajaran siswa sesuai jurusan yang mereka tekuni. Ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur capaian kompetensi yang telah mereka pelajari,” ujar Satrianti dalam sambutannya.
Akreditasi C Bukan Penghalang, Target Jadi Sekolah Percontohan
Meski saat ini masih menyandang status akreditasi C, Satrianti optimistis sekolahnya bisa menjadi percontohan di Halmahera Tengah. Ia menilai justru status tersebut menjadi cambuk untuk terus berbenah.
“Status akreditasi bukan alasan untuk berhenti berbenah. Kami terus melakukan peningkatan, baik dari sisi pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, maupun sarana prasarana sekolah,” tegasnya.
Optimisme itu didasari oleh komitmen sekolah yang telah memiliki lima program keahlian. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan pengembangan sumber daya manusia di Maluku Utara.
Mencetak Lulusan Siap Kerja dari Halmahera Tengah
Melalui penguatan program pembelajaran berkelanjutan, SMK Negeri 8 Terpadu menargetkan lahirnya lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Satrianti mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mewujudkan target tersebut.
“Kami berkomitmen menjadikan SMK Negeri 8 Terpadu sebagai sekolah yang lebih maju dan menjadi pilihan masyarakat. Ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” pungkasnya.