Pencarian

Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Tinjau Sekolah Rakyat di Halmahera Barat, Pastikan Asrama dan Kelas Layak Huni

Senin, 03 Agustus 2026 • 20:41:31 WIB
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe Tinjau Sekolah Rakyat di Halmahera Barat, Pastikan Asrama dan Kelas Layak Huni
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe memeriksa kondisi asrama dan ruang kelas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 di Halmahera Barat.

HALMAHERA BARAT — Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, memastikan seluruh fasilitas Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 3 di Kabupaten Halmahera Barat dalam kondisi layak untuk menunjang proses pembelajaran. Pengecekan langsung dilakukan terhadap kondisi asrama, ruang kelas, kantin, hingga kelengkapan furnitur dan sirkulasi udara di setiap ruangan.

Dalam kunjungan itu, Wagub Sarbin didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Kepala Sentra Wasana Bahagia, serta Penjabat (Pj.) Kepala Sekolah Rakyat. Kehadiran orang nomor dua di Maluku Utara itu disambut antusias oleh para tenaga pendidik dan peserta didik.

Fasilitas Asrama dan Kelas Jadi Prioritas Pengecekan

Wagub Sarbin tidak hanya sekadar melihat kondisi bangunan dari luar. Ia turun langsung memeriksa detail kelayakan fasilitas, mulai dari kondisi meja belajar, kelengkapan ruang kelas, hingga sirkulasi udara di dalam asrama. Hal ini dilakukan untuk memastikan para siswa merasa nyaman selama menempuh pendidikan berasrama.

"Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik," ujar Sarbin di sela-sela kunjungannya. Ia menegaskan bahwa kualitas fasilitas sangat berpengaruh terhadap semangat belajar para siswa.

Sekolah Rakyat: Program Strategis Putus Rantai Kemiskinan

Menurut Sarbin, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan. Program boarding school gratis ini dirancang untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

"Sekolah Rakyat ini hadir untuk memutus mata rantai kemiskinan. Masyarakat tidak perlu lagi khawatir anaknya putus sekolah karena alasan biaya," tegasnya. Program ini, lanjut Sarbin, merupakan salah satu program strategis yang didukung penuh oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Pendampingan Sosial dan Pemetaan Bakat untuk Siswa

Secara nasional, program Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 titik di seluruh Indonesia. Selain pendidikan gratis, program ini juga dilengkapi dengan pemetaan bakat dan minat siswa, pendampingan sosial, serta pemberdayaan keluarga melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Penjabat Kepala Sekolah Rakyat, Nurhasni Ibrahim, menyampaikan bahwa seluruh peserta didik yang menempuh pendidikan di sana merupakan anak-anak yang memiliki potensi besar untuk menjadi generasi unggul. Ia meyakini sistem pendidikan berasrama akan membentuk karakter siswa menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan berdaya saing.

"Semua siswa Sekolah Rakyat adalah anak-anak hebat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta sistem pendidikan berasrama, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing," ungkap Nurhasni.

Apresiasi Siswa: Beban Orang Tua Berkurang

Salah seorang siswi, Nadira Sahrun (14), asal Halmahera Barat, mengaku senang dapat bersekolah di Sekolah Rakyat. Ia menilai program tersebut sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarganya.

"Itu sangat membantu karena saya bisa meringankan beban orang tua. Saya juga senang bisa bertemu langsung dengan Pak Sarbin," ungkap Nadira. Peninjauan ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi para siswa untuk terus giat belajar dan meraih cita-cita.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaheranesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks