MOROTAI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis ajang Popda XII yang akan digelar di Pulau Morotai pada 7-11 Juli 2026 berjalan lancar. Optimisme itu muncul setelah laporan dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku Utara, Nani Pakaya, menyebutkan progres persiapan sudah di atas 90 persen. Sembilan cabang olahraga akan dipertandingkan dalam event dua tahunan ini.
Akomodasi 1.000 Peserta Jadi Perhatian Khusus
Wagub Sarbin Sehe meminta panitia tidak hanya fokus pada venue pertandingan. Ia menyoroti kesiapan tempat menginap bagi atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping yang jumlahnya mencapai sekitar 1.000 orang. Rumah warga dan homestay yang akan digunakan harus memenuhi standar kelayakan.
“Kebersihan, keamanan, dan kenyamanan menjadi prioritas. Jangan sampai ada kendala di lapangan yang justru menimbulkan saling lempar tanggung jawab,” tegas Sarbin dalam rapat yang dihadiri Sekda Maluku Utara Samsuddin A. Kadir dan jajaran panitia.
Gubernur Sherly Tjoanda Dijadwalkan Buka Langsung
Upacara pembukaan Popda XII direncanakan digelar pada 7 Juli 2026 dan akan dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Sementara upacara penutupan dijadwalkan pada 11 Juli 2026. Wagub Sarbin menegaskan Popda bukan sekadar agenda olahraga, melainkan wadah pembinaan atlet pelajar dan ajang bagi Pulau Morotai menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah.
“Komunikasi harus terus dibangun dengan baik antara panitia provinsi dan pemerintah kabupaten. Semua harus bekerja sebagai satu tim demi suksesnya Popda,” ujarnya.
Koordinasi Diperkuat untuk Antisipasi Kendala
Wagub Sarbin mengingatkan agar setiap potensi masalah diantisipasi sejak awal. Ia meminta koordinasi antara panitia provinsi dan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai terus diperkuat. Fasilitas olahraga yang representatif, menurutnya, akan memberikan kenyamanan bagi atlet pelajar untuk bertanding dan mendukung lahirnya prestasi terbaik.
Pemprov Maluku Utara berharap Popda XII tidak hanya sukses sebagai agenda olahraga daerah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet pelajar serta mempererat persaudaraan antarkabupaten dan kota di Maluku Utara.