MALUKU UTARA — Haaland baru menjalani debut di Piala Dunia tahun ini, namun dampaknya langsung terasa. Dalam tiga pertandingan fase grup, bomber Manchester City itu sudah mengemas lima gol hanya dari 69 sentuhan bola. Data dari Opta menempatkannya sebagai pemain dengan sentuhan paling sedikit per gol di antara semua striker yang tampil di Piala Dunia sejak edisi 1966.
Rasio Gol vs Sentuhan: Haaland Jauh di Atas Pesaing
Angka 69 sentuhan untuk lima gol berarti Haaland mencetak satu gol setiap 13,8 kali menyentuh bola. Bandingkan dengan pesaing terdekatnya yang masih aktif di turnamen ini. Goncalo Ramos dari Portugal butuh 60 sentuhan untuk tiga gol, alias satu gol setiap 20 sentuhan. Sementara Alvaro Morata dari Spanyol juga mengemas tiga gol, namun dari 69 sentuhan yang sama dengan total gol Haaland.
Efektivitas semacam ini jarang terlihat di panggung sebesar Piala Dunia. Para striker top biasanya membutuhkan lebih banyak keterlibatan untuk menciptakan peluang. Haaland justru tampil sebagai pembunuh diam-diam yang hanya perlu satu atau dua ruang untuk menghukum lawan.
Debut Manis di Tengah Panggung Sepak Bola Dunia
Piala Dunia 2026 menjadi panggung pertama Haaland setelah Norwegia absen di edisi 2022. Negara Skandinavia itu berhasil melaju hingga babak 16 besar. Langkah mereka selanjutnya terbilang berat: Norwegia akan berhadapan dengan Brasil pada Senin (6/7).
Catatan efisiensi Haaland tentu menjadi senjata utama bagi timnya. Jika lini pertahanan Brasil lengah sedikit saja, pria yang akrab disapa "The Terminator" itu bisa langsung menghukum mereka. Pertandingan kontra Brasil akan menjadi ujian sesungguhnya apakah rekor statistik ini bisa berbuah kemenangan nyata di lapangan.
Warisan Baru atau Sekadar Awal?
Rekor ini menempatkan Haaland dalam jajaran elite striker paling efisien sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, catatan serupa pernah dipegang oleh pemain-pemain seperti Gerd Muller atau Gary Lineker yang terkenal dengan insting gol tajam tanpa perlu banyak menggiring bola.
Namun, turnamen belum selesai. Haaland masih punya kesempatan untuk memperlebar jarak dengan para pesaingnya. Jika Norwegia mampu melewati Brasil, bukan tidak mungkin rekor ini akan semakin sulit terkejar oleh striker mana pun dalam beberapa edisi ke depan.