TERNATE — Sebanyak 79 tahun perjalanan gerakan koperasi di Indonesia diperingati di Kota Ternate selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026. Penutupan acara yang berlangsung di RM Ternate Aroma Rempah itu menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan peran koperasi di tengah program strategis nasional.
Expo Taman Koperasi dan Lomba Mewarnai Meriahkan Harkopnas
Selama tiga hari penyelenggaraan, Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate menggelar Expo Taman Koperasi yang melibatkan puluhan koperasi lokal. Ajang ini menjadi etalase promosi produk sekaligus memperluas jejaring bisnis antaranggota koperasi.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada sponsor dan mitra yang mendukung suksesnya acara. Lomba mewarnai untuk anak usia 4–5 tahun turut digelar untuk memperkenalkan gerakan koperasi sejak dini.
Chairul: Koperasi Kelurahan Merah Putih Harus Tersambung dengan Ekosistem yang Ada
Chairul Saleh Arief menegaskan bahwa peringatan Harkopnas tahun ini menjadi yang pertama sejak Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate berdiri sebagai organisasi perangkat daerah tersendiri. Ia menyebut hal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarpengurus koperasi.
"Harapan Pak Wali Kota adalah bagaimana mempercepat, mendampingi, dan mendorong pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih agar dapat berkembang sebagaimana koperasi-koperasi yang sudah eksisting," kata Chairul dalam sambutannya.
Menurutnya, KKMP tidak boleh berjalan sendiri. Koperasi baru ini harus menjadi bagian dari gerakan koperasi yang telah lama tumbuh di Kota Ternate. Sinergi dengan koperasi yang sudah mapan dinilai krusial agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Program Strategis Nasional Jadi Peluang Penguatan Kelembagaan
Chairul menekankan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai program pemerintah, termasuk program strategis nasional yang digagas Presiden, perlu dimanfaatkan secara maksimal melalui penguatan kelembagaan koperasi.
"Program Presiden melalui program strategis nasional sangat baik, tinggal bagaimana dimaknai dan dijalankan secara optimal," ujarnya.
Ia berharap ke depan, koperasi dan pelaku UMKM dapat berkembang dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Bentuk bantuan pemerintah, baik sarana, prasarana, maupun dukungan lainnya, diharapkan dapat disalurkan melalui koperasi kepada para anggotanya.
"Dengan pola seperti itu, koperasi akan semakin kuat, UMKM semakin berkembang, dan ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih produktif serta berkelanjutan," pungkas Chairul.