MALUKU UTARA — Final yang berlangsung sengit pada Minggu lalu itu menjadi malam bersejarah bagi voli Kamboja. Untuk pertama kalinya, tim dari Negeri Seribu Pagoda keluar sebagai juara di ajang yang sebelumnya dikenal sebagai SEA V League, mengalahkan dominasi Thailand dan Indonesia yang biasa menguasai puncak klasemen.
Kamboja Sapu Bersih Penghargaan, MVP Jatuh ke Veasna
Panitia penyelenggara langsung mengumumkan deretan pemain terbaik setelah laga usai. Nama Voeurn Veasna menjadi yang paling bersinar. Selain membawa timnya juara, ia dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) sekaligus masuk dalam jajaran outside spiker terbaik bersama Farhan Halim.
Dominasi Kamboja juga terlihat dari dua penghargaan lain. Soun Channaro dinobatkan sebagai setter terbaik, mengungguli para pengumpan dari negara lain. Ini menjadi bukti bahwa kemenangan Kamboja bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil kerja tim yang solid.
Farhan dan Hendra: Dua Pemain Indonesia yang Bersinar
Meski gagal membawa pulang gelar juara, performa individu Farhan Halim dan Hendra Kurniawan tetap mendapat pengakuan. Farhan, yang dikenal dengan pukulan kerasnya dari sisi luar, dinilai konsisten sepanjang turnamen. Ia berbagi posisi outside spiker terbaik dengan sang MVP, Veasna.
Sementara itu, Hendra Kurniawan menjadi tembok tangguh di depan net. Ia masuk dalam kategori middle blocker terbaik bersama atlet Vietnam, Truong The Khai. Kehadiran Hendra di posisi tersebut menunjukkan bahwa lini depan Indonesia masih menjadi salah satu yang paling disegani di kawasan Asia Tenggara.
Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Individu
Selain dua nama Indonesia, pemain dari Thailand dan Filipina juga tak pulang dengan tangan kosong. Napadet Bhinijdee dari Thailand dinobatkan sebagai opposite spiker terbaik, sementara Josh Ybanez dari Filipina menjadi libero terbaik. Berikut daftar lengkapnya:
- MVP: Voeurn Veasna (Kamboja)
- Setter Terbaik: Soun Channaro (Kamboja)
- Outside Spiker Terbaik: Farhan Halim (Indonesia) & Voeurn Veasna (Kamboja)
- Middle Blocker Terbaik: Truong The Khai (Vietnam) & Hendra Kurniawan (Indonesia)
- Opposite Spiker Terbaik: Napadet Bhinijdee (Thailand)
- Libero Terbaik: Josh Ybanez (Filipina)
Leg Kedua Digelar di Jakarta, Peluang Balas Dendam
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Timnas Voli Indonesia. Namun, peluang balas dendam sudah di depan mata. SEA V Cup 2026 leg kedua akan berlangsung di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada 22-26 Juli mendatang. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim Merah Putih diharapkan bisa merebut kembali mahkota juara yang lepas.