MOROTAI — Salmin Safar tercatat sebagai satu dari empat perwakilan Maluku Utara yang dinyatakan lolos dalam seleksi ketat PSSI pekan lalu. Tiga peserta lain yang juga berhasil adalah Faisal Abd. Wahit dan Rahmad Masud dari Halmahera Barat, serta Irfan Soleman dari Halmahera Utara. Seleksi ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi gerbang utama untuk memimpin laga di level nasional.
Dari PPPK Diskominfo ke Lapangan Hijau Nasional
Di luar lapangan, Salmin berprofesi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pulau Morotai. Ia mengaku capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah asalnya yang masih terus berupaya melahirkan talenta di dunia sepak bola.
“Alhamdulillah saya berhasil lolos dalam tahapan seleksi untuk persiapan kompetisi Liga 3, Liga 4, EPA Liga 1, dan Piala Soeratin tingkat nasional musim 2026/2027,” ujar Salmin, Rabu (29/7/2026). “Semoga ini menjadi kebanggaan bagi Maluku Utara, khususnya Kabupaten Pulau Morotai, serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi.”
Proses Seleksi di Stadion Pakansari Bogor
Seluruh peserta menjalani serangkaian tahapan penilaian fisik dan teknik di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Materi yang diuji mencakup ketahanan fisik, pemahaman aturan permainan, serta kemampuan membaca situasi pertandingan. Kelulusan dalam seleksi ini menjadi syarat mutlak untuk ditugaskan sebagai wasit atau asisten wasit pada kompetisi resmi PSSI.
Dukungan Penuh Pemkab Morotai
Salmin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, khususnya pimpinan Diskominfo, yang telah memberikan izin dan dukungan penuh selama mengikuti pelatihan dan seleksi. “Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, khususnya pimpinan di instansi tempat saya bertugas, yang telah memberikan izin dan dukungan penuh sehingga saya dapat mengikuti pelatihan maupun seleksi ini,” katanya.
Morotai Kembali Menyumbang Talenta Nasional
Pencapaian Salmin menambah daftar putra daerah Maluku Utara yang berkiprah di level nasional. Dengan lolosnya empat peserta asal provinsi ini, PSSI diharapkan terus membuka akses bagi wasit-wasit dari kawasan timur Indonesia untuk bersaing secara setara di kompetisi bergengsi.