Pencarian

Gangguan Air Bersih di Ternate Berlangsung Hampir Sepekan, Perumda Ake Gaale Sebut Kerusakan Mesin dan Pipa Jadi Penyebab

Senin, 03 Agustus 2026 • 18:51:31 WIB
Gangguan Air Bersih di Ternate Berlangsung Hampir Sepekan, Perumda Ake Gaale Sebut Kerusakan Mesin dan Pipa Jadi Penyebab
Petugas memperbaiki kerusakan mesin produksi dan pipa distribusi air bersih di Kota Ternate.

TERNATE — Keluhan warga soal sulitnya air bersih di Kota Ternate akhirnya terjawab. Perumda Ake Gaale memastikan gangguan distribusi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh kerusakan teknis di fasilitas produksi dan sejumlah titik pipa jaringan.

Direktur Perumda Ake Gaale Ternate, Firman Mudaffar Sjah, menyebut dampak paling signifikan dirasakan warga Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan. Di wilayah ini, kerusakan alat produksi memaksa petugas bekerja ekstra hingga proses perbaikan baru tuntas pada Senin (3/8/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIT.

Kenapa Warga Fitu Paling Merasakan Dampaknya?

Firman menjelaskan, keluhan di Fitu terasa lebih lama karena sistem distribusi di wilayah tersebut menggunakan pola giliran, yaitu setiap dua hari sekali. Ketika satu siklus terganggu, warga otomatis menunggu lebih lama untuk mendapatkan pasokan air kembali.

"Untuk di Fitu, proses perbaikan baru selesai pukul 04.00 WIT dini hari. Kondisi ini menyebabkan distribusi air terganggu, apalagi wilayah tersebut menerapkan sistem giliran distribusi setiap dua hari sekali. Ketika terjadi gangguan, dampaknya menjadi lebih lama dirasakan masyarakat," ujar Firman.

Bukan Hanya Fitu, Wilayah Ini Juga Terdampak

Gangguan serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain. Firman merinci, Kelurahan Soa mengalami kendala akibat kerusakan pada salah satu mesin produksi. Sementara itu, wilayah Tubo, Maliaro, dan beberapa lokasi lainnya terdampak kebocoran atau kerusakan pada jaringan pipa distribusi.

Meski sempat melumpuhkan layanan, Firman memastikan seluruh kerusakan saat ini sudah ditangani. Perusahaan daerah itu pun mulai memulihkan pasokan air secara bertahap ke wilayah yang sebelumnya terdampak.

"Semua kerusakan sudah selesai diperbaiki. Saat ini distribusi air secara bertahap kembali normal," katanya.

Warga Sempat Mengeluh dan Membeli Air

Sebelum perbaikan tuntas, warga RT 06 Kelurahan Fitu mengeluhkan pasokan air yang tidak mengalir hampir sepekan. Kondisi ini memaksa mereka mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan harian.

Sejumlah warga terpaksa menampung air dari sumber lain, sementara sebagian lainnya memilih membeli air dengan biaya tambahan untuk kebutuhan memasak, mandi, dan mencuci. Keluhan serupa juga muncul dari wilayah lain di Kota Ternate.

Firman menambahkan, pihaknya akan terus memantau sistem pelayanan agar gangguan serupa dapat segera ditangani dan tidak berlangsung lama. Warga berharap keandalan distribusi air bersih ke depan lebih terjamin agar persoalan ini tak terulang.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks