SANANA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Sula memastikan bantuan pendidikan untuk mahasiswa terus berjalan. Kali ini, penyaluran Beasiswa Sula Cerdas menyasar mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula di tengah kebutuhan pembiayaan semester yang kerap menjadi hambatan.
Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Sula, Hi. Salim Bahanan, menyebut program ini dirancang untuk menjawab persoalan biaya kuliah sekaligus menopang aktivitas kemahasiswaan. "Semoga bantuan beasiswa Sula Cerdas ini dapat membantu para mahasiswa dalam pembiayaan semester. Bantuan ini juga merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu mahasiswa dalam menopang berbagai kegiatan kemahasiswaan lainnya," ujarnya.
Beasiswa untuk Meringankan Beban Biaya Semester
Salim Bahanan menegaskan bahwa bantuan ini diarahkan untuk meringankan beban mahasiswa, khususnya dalam memenuhi kewajiban pembayaran biaya semester. Menurutnya, dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas dan kompetensi menghadapi tantangan pembangunan daerah.
"Mahasiswa penerima bantuan juga diharapkan dapat memanfaatkan dukungan tersebut secara baik untuk menunjang proses perkuliahan dan meningkatkan prestasi akademik maupun kegiatan kemahasiswaan," ucapnya.
Melalui Beasiswa Sula Cerdas, Baznas menghadirkan pemanfaatan dana zakat yang menyentuh sektor pendidikan secara langsung. Bantuan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi mahasiswa sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan tinggi di Kepulauan Sula.
MoU Baznas dan STAI Babussalam Buka Peluang Kolaborasi Sosial
Di luar penyaluran beasiswa, penandatanganan MoU antara STAI Babussalam Maluku Utara dan Baznas Kepulauan Sula menjadi tonggak penguatan hubungan kelembagaan. Kerja sama ini tidak hanya berhenti di sektor pendidikan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan umat.
STAI Babussalam Maluku Utara sendiri memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak generasi muda dengan pengetahuan keislaman sekaligus kompetensi akademik. Kehadiran kampus ini menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah kepulauan.
Langkah Baznas Kepulauan Sula ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi. Dengan adanya bantuan biaya semester, mahasiswa dari keluarga kurang mampu diharapkan tetap bisa melanjutkan studi hingga tuntas.