MALUKU UTARA — Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Telegraph dan dikonfirmasi oleh BBC Sport. Tiket untuk ajang di Michigan sudah tidak bisa lagi dibeli secara daring; situs resmi LIV Golf menampilkan keterangan bahwa tiket masuk dan tiket hospitality "tidak lagi tersedia". Kondisi ini memunculkan spekulasi kuat bahwa turnamen di Indiana pekan depan akan menjadi penutup kalender kompetisi 2026.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak LIV Golf. Namun, isu pembatalan ini kian santer beredar di tengah kabar bahwa Jon Rahm, salah satu bintang terbesarnya, bisa segera hengkang dari liga.
Kekhawatiran Pemain dan Investor Baru yang Tak Kunjung Jelas
Kekhawatiran soal kelangsungan kompetisi sebenarnya sudah lama bergulir. Mantan pemain nomor satu dunia, Martin Kaymer, pada Juli lalu menyatakan dirinya merasa "sangat mungkin" Kejuaraan Tim dibatalkan. Namun, seminggu sebelumnya, Cameron Smith mengaku masih berharap ajang tersebut tetap berjalan dan para pemain "akan kecewa jika tidak".
Di tengah ketidakpastian itu, LIV Golf pekan lalu mengumumkan telah mendapatkan investor utama yang namanya tidak disebutkan untuk menjaga kompetisi tetap berjalan pada 2027. Hal ini menyusul keputusan Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) yang mengakhiri pendanaan miliaran dolar pada akhir musim ini. PIF telah mengucurkan lebih dari $5 miliar sejak liga diluncurkan pada 2022.
Bisakah LIV Bertahan Tanpa Rahm dan DeChambeau?
CEO LIV Golf, Scott O'Neil, menyatakan perjanjian dengan investor baru telah ditandatangani dan disetujui dewan, dengan transaksi ditargetkan rampung pada September. Ia juga menambahkan bahwa para pemain akan dijadikan "pemegang saham mayoritas", sebuah klaim yang disebutnya sebagai yang pertama di liga olahraga global besar.
Meski begitu, masa depan liga tetap menjadi tanda tanya besar. O'Neil mengakui pentingnya peran bintang seperti Jon Rahm dan Bryson DeChambeau. "Saya sangat ingin mereka ikut serta dalam perjalanan ini karena mereka membawa bobot lebih dari siapa pun di olahraga ini," ujarnya. Tanpa mereka, daya tarik LIV Golf dipastikan akan meredup.
Musim depan, LIV Golf akan memangkas jumlah turnamen menjadi 10 seri, dengan lima di antaranya digelar di Amerika Serikat. Musim ini sendiri, ajang di New Orleans pada Juni lalu terpaksa ditunda dan belum ada jadwal penggantinya. Kini, dengan kabar pembatalan Kejuaraan Tim, masa depan liga yang digagas Greg Norman itu kian suram.