TERNATE — Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM mengingatkan para lulusan bahwa gelar akademik yang diraih harus diiringi integritas dan keberanian memanfaatkan ilmu untuk membuka lapangan kerja. Pesan ini disampaikan di tengah prosesi Wisuda Program Profesi, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Aula Banau, Kampus I Unkhair, Kelurahan Akehuda, Kota Ternate, Sabtu (22/8/2026).
“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Hari ini merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jangan hanya menunggu peluang, tetapi ciptakanlah peluang,” ujar Prof. Abdullah dalam sambutannya.
856 Lulusan dan 335 Predikat Cumlaude
Sebanyak 856 lulusan dikukuhkan dalam rapat senat terbuka kali ini. Rinciannya, 793 lulusan sarjana, tujuh lulusan profesi dokter, 55 lulusan magister, dan satu lulusan doktor.
Dari total tersebut, 335 lulusan atau 39,1 persen berhasil meraih predikat cumlaude. Capaian akademik ini disebut Rektor harus berjalan seiring dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
Unkhair Kini Punya 7 Prodi Akreditasi Unggul
Di hadapan para wisudawan, Prof. Abdullah turut memaparkan capaian mutu kampus hingga Agustus 2026. Unkhair telah memiliki tujuh program studi (prodi) berakreditasi Unggul setelah Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meraih predikat tersebut pada Juli 2026.
Dari sisi prestasi mahasiswa, tercatat 71 prestasi diraih sepanjang 2026. Jumlah itu meliputi 40 prestasi nasional dan enam prestasi internasional, sisanya berasal dari tingkat provinsi.
Jumlah Doktor Melampaui Target Nasional
Unkhair juga mencatatkan penambahan 10 doktor baru, sehingga total dosen berkualifikasi doktor mencapai 262 orang atau sekitar 33 persen dari keseluruhan dosen. Angka ini telah melampaui target nasional sebesar 32 persen, meski kampus masih menargetkan standar minimal 40 persen.
“Semangat Kampus Berdampak, Unkhair harus hadir semakin nyata. Ilmu yang dihasilkan memberi solusi, lulusan memberi manfaat, dan kemitraan memberi kemajuan bagi masyarakat,” kata Prof. Abdullah.
Penghormatan Terakhir untuk Almarhum Riski Yasim
Prosesi wisuda kali ini juga menjadi momen haru. Unkhair memberikan penghormatan kepada almarhum Riski Yasim, S.T yang wafat sebelum mengikuti wisuda. Gelar akademiknya diserahkan langsung kepada orang tua sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan akademik almarhum.
Rapat senat terbuka ini turut dihadiri Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad, serta Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara Sahril Thahir. Jajaran pimpinan, anggota Senat Unkhair, para guru besar, dan pimpinan fakultas juga hadir menyaksikan prosesi pengukuhan.