Pencarian

Literasi SD di Ternate Turun 9,8 Persen pada 2025, Disdik Andalkan Program Rabu Membaca

Senin, 19 Oktober 2026 • 19:31:01 WIB
Literasi SD di Ternate Turun 9,8 Persen pada 2025, Disdik Andalkan Program Rabu Membaca
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Ternate, Nurlela H. Syarbin, menyampaikan capaian literasi SD turun 9,8 persen berdasarkan data Rapor Pendidikan 2025.

TERNATE — Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Ternate, Nurlela H. Syarbin, menyebut penurunan literasi SD itu terlihat dari data Rapor Pendidikan tahun 2025. Angka untuk tahun 2026 baru akan dirilis pada Februari 2027.

Secara keseluruhan, indeks Rapor Pendidikan Kota Ternate berada di kisaran 58,88 persen. Rapor itu mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan SMK di lingkungan Kota Ternate.

Angka Literasi SD Turun, SMP Naik Tipis

Untuk jenjang SD, capaian literasi turun dari 51,68 persen menjadi 42,5 persen. "Untuk SD turun sebesar 9,8 persen," ujar Nurlela, Senin, 19 Oktober 2026.

Kondisi berbeda terjadi di jenjang SMP. Nilai literasi SMP naik dari 64,37 persen menjadi 64,58 persen, dengan persentase kenaikan hanya 0,9 persen.

Meski naik, capaian literasi SMP tetap berada di kategori sedang atau kuning. Nurlela menjelaskan, untuk masuk kategori hijau, angka literasi harus mencapai 80 hingga 90 persen.

Literasi Bukan Sekadar Kemampuan Membaca

Nurlela menuturkan, penilaian literasi dalam Rapor Pendidikan mengacu pada hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Penilaian itu tidak hanya mengukur kemampuan membaca.

Asesmen juga mencakup kemampuan siswa memahami teks, berpikir kritis, serta menerapkan informasi yang diperoleh untuk menjawab persoalan sehari-hari. Nilai literasi di Rapor Pendidikan menjadi ukuran kemampuan siswa memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks, baik teks informasi maupun teks sastra.

Rabu Membaca Diresmikan 21 Oktober 2026

Disdik Ternate berupaya menghidupkan kembali ekosistem literasi di lingkungan sekolah. Salah satu program yang dijalankan adalah "Rabu Membaca".

"Rabu Membaca ini adalah gerakan literasi. Sebelum proses pembelajaran dimulai, ada proses 15 menit gerakan literasi," kata Nurlela.

Gerakan itu tidak hanya berlangsung di perpustakaan, tetapi juga di lingkungan pembelajaran. Menurut Nurlela, kebiasaan tersebut akan diterapkan di semua sekolah dan diresmikan pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Dengan indeks Rapor Pendidikan Kota Ternate di kisaran 58,88 persen, jenjang SD dan SMP masih berada di kategori sedang. Program 15 menit membaca sebelum pembelajaran menjadi salah satu upaya Disdik Ternate mendorong capaian literasi ke kategori hijau.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaheranesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks