TERNATE — Proses penerimaan murid baru di Kota Ternate tahun ini dinilai berjalan sesuai rel. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhammad Gajali Kasim, mengungkapkan bahwa penetapan daya tampung setiap satuan pendidikan sudah melalui tahap verifikasi dari BPMP. Langkah ini dilakukan agar tidak ada sekolah yang kelebihan atau kekurangan kuota.
Empat Jalur Pendaftaran dan Jadwalnya
Pelaksanaan SPMB 2026 dibagi dalam beberapa tahapan. Pra-pendaftaran telah dibuka pada 23–26 Juni 2026. Setelah itu, pendaftaran jalur mutasi dan afirmasi berlangsung pada 1–3 Juli, disusul jalur prestasi hingga 6 Juli, dan terakhir jalur domisili pada 7 Juli 2026.
Sebelum pendaftaran dibuka, Disdik terlebih dahulu menyusun petunjuk teknis (juknis) dan menggelar sosialisasi ke masyarakat. Dinas juga mengikuti rapat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk rapat yang difasilitasi Komisi Pemberantasan Korupsi di kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara serta rapat bersama Ombudsman di kantor Disdik.
Posko Pengaduan untuk Atasi Kendala Teknis
Meski dinilai lancar, sejumlah orang tua dan wali murid masih mengeluhkan sistem pendaftaran. Keluhan terbanyak terkait kesulitan mengunggah dokumen persyaratan dan kebingungan memilih jalur prestasi—baik akademik maupun nonakademik.
“Banyak peserta yang mengunggah sertifikat tidak sesuai persyaratan. Itu harus diperbaiki melalui posko pengaduan,” jelas Muhammad Gajali Kasim di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026).
Untuk mengantisipasi hal ini, Disdik membuka posko pengaduan offline di kantor dinas dan sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai pelaksana SPMB online. Posko ini melayani masyarakat yang belum sepenuhnya paham menggunakan sistem daring.
“Kami siapkan posko karena belum semua sekolah menerapkan SPMB secara online. Masyarakat yang terkendala bisa mendapat pendampingan saat mendaftar,” tambahnya.
Diseminasi Informasi Via TikTok dan Instagram
Disdik memanfaatkan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook untuk memperluas jangkauan informasi. Langkah ini dinilai efektif menjangkau orang tua murid yang lebih akrab dengan platform digital.
Sekolah Pilihan vs Tidak Sesuai Harapan
Kekhawatiran terbesar orang tua adalah anak mereka tidak diterima di sekolah mana pun. Terkait hal ini, Disdik memberikan jaminan tegas.
“Pemerintah Kota Ternate memastikan tidak ada siswa yang tidak mendapatkan sekolah. Yang terjadi biasanya bukan tidak diterima, melainkan sekolah yang diperoleh belum tentu sesuai dengan pilihan atau keinginan orang tua maupun calon peserta didik,” tegas Muhammad Gajali Kasim.
Dinas Pendidikan berharap seluruh proses SPMB 2026 berlangsung transparan dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua calon peserta didik di Kota Ternate.