MALUKU UTARA — Manajemen Arema FC resmi memperkenalkan Diego Luiz Landis sebagai pemain anyar di bursa transfer kali ini. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan perekrutan ini murni berdasarkan kebutuhan teknis tim jelang kompetisi musim depan.
"Kami menyambut Diego Landis sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC dan kami percaya dia memiliki karakter bermain sesuai kebutuhan tim," ujar Yusrinal dalam keterangan resmi di Kota Malang, Jumat (10/7).
Jejak Karier di Asia Tenggara dan Eropa
Diego bukan pemain asing bagi sepak bola Asia Tenggara. Kariernya di Asia dimulai bersama Chiangrai United (Thailand) pada 2022 hingga 2024, lalu pindah ke Khon Kaen United. Pada 2025, ia merambah Malaysia bersama Terengganu FC sebelum akhirnya memilih Arema FC.
Jauh sebelum menjelajah Asia, Diego merupakan jebolan akademi Sao Paulo U-17. Ia juga tercatat memperkuat tim B raksasa Portugal, FC Porto, selama dua musim pada rentang 2018 hingga 2020. Pengalaman di dua benua ini menjadi nilai lebih yang ditawarkan pemain kelahiran 3 Mei 1998 tersebut.
Proyeksi Tembok Kokoh di Lini Belakang
Dengan tinggi 193 sentimeter, Diego diproyeksikan menjadi penguasa duel bola atas. Yusrinal menambahkan, keunggulan Diego tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kedisiplinan dalam bertahan serta ketenangan saat membangun serangan dari lini belakang.
"Kami berharap Diego bisa segera beradaptasi dengan tim dan memberikan kontribusi maksimal," tambah Yusrinal.
Perekrutan Ketiga di Sektor Bek Senior
Diego Luiz Landis menjadi pemain belakang senior ketiga yang didatangkan Arema FC pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, klub berjuluk Singo Edan itu sudah mengamankan Robi Darwisa dan Alfeandra Dewangga dari Persib Bandung.
Selain para penggawa baru, Arema FC juga mempertahankan sejumlah pilar di sektor pertahanan dan tengah. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta anyar ini diharapkan mampu membawa Arema FC bersaing di papan atas klasemen Super League musim depan.