JAILOLO — Penindakan berlangsung saat petugas menggelar razia di SPBU Acango, Kecamatan Jailolo. Unit Tipidter dan Satuan Resmob Polres Halbar mencatat enam pemilik kendaraan yang terlibat, masing-masing berinisial M, L, S, BI, I, dan EL.
Dari enam unit yang diangkut ke Mapolres Halmahera Barat, mayoritas merupakan motor Suzuki Thunder. Sisanya Honda Spacy dan Honda Supra, sementara satu kendaraan masih dalam pendataan jenis.
Enam Kendaraan yang Diamankan Petugas
Rilis resmi Polres Halbar merinci kendaraan beserta pemiliknya sebagai berikut:
- M — Honda Spacy
- L — Suzuki Thunder
- S — jenis kendaraan dalam pendataan
- BI — Suzuki Thunder
- I — Suzuki Thunder
- EL — Honda Supra
Seluruh barang bukti berupaya tangki modifikasi itu langsung diangkut dari lokasi razia. Polisi menyebut penyitaan dilakukan agar distribusi BBM bersubsidi tidak dikuasai oknum spekulan.
"Penindakan ini kami lakukan untuk menjamin hak masyarakat luas agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran serta tidak didominasi oleh para oknum spekulan yang memanfaatkan tangki modifikasi," tegas Polres Halbar dalam rilis resminya.
Penyidik Usut Legalitas STNK dan BPKB
Keenam pemilik kendaraan kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Halbar. Penyidik mendalami legalitas dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB, proses modifikasi tangki, hingga rantai penjualan dan penetapan harga BBM subsidi secara ilegal.
Penelusuran dokumen menjadi pintu masuk untuk memetakan apakah modifikasi tangki dilakukan perorangan atau melibatkan bengkel tertentu. Polisi belum memerinci berapa liter BBM subsidi yang biasa ditampung kendaraan bertangki rakitan tersebut.
Razia Berkala Dijanjikan Berlanjut
Polres Halmahera Barat memastikan razia dan penertiban serupa bakal digelar berkala tanpa kompromi. Sasaran utamanya setiap pelanggaran prosedur pengisian BBM di wilayah Halmahera Barat.
Langkah itu ditempuh untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan adil dan tepat sasaran bagi masyarakat luas, bukan dimanfaatkan oknum spekulan. Warga yang menemukan praktik serupa di SPBU lain diharapkan melapor ke polisi setempat.